Waspadai Uang Kotor di Dompet Anda

by
April 1st, 2013 at 9:21 am

uang kotorCiriCara.com – Uang kotor bukan hanya milik koruptor. Uang kotor sangat mungkin ditemukan di dalam dompet Anda pula.

Menurut survei yang dilakukan MasterCard kepada 1000 orang pada 25 maret 2013, hampir 60% warga Eropa yakin bahwa uang tunai merupakan benda terkotor yang pernah mereka sentuh dibandingkan pegangan eskalator, kancing baju, loket pembayaran, dan buku perpustakaan.

Dalam survei yang sama, sebanyak 83% responden dari 15 negara di Eropa yakin uang tunai membawa banyak bakteri.

Tes independen yang dilakukan oleh para peneliti dari Oxford University pada Desember 2012 membenarkan pernyataan responden. Dalam tes tersebut, tim peneliti menemukan bahwa uang kertas  rata-rata mengandung 26.000 bakteri,  jumlah cukup untuk membuat Anda merasa mual-mual dan mungkin bisa menyebarkan penyakit.

Ian Thompson, profesor dari Oxford University yang mengetes uang tunai mengungkapkan persepsi warga Eropa tentang uang kotor bukan tanpa alasan.

“Uang kertas yang kami tes menyimpan rata-rata 26.000 bakteri. Dalam jumlah organisme patogenis, ini cukup untuk menyebarkan infeksi,” ungkapnya.

Bahkan uang kertas produksi terbaru, yang pastinya lebih bersih, mengandung 2.400 bakteri setelah dites. Uang Eropa produksi terbaru yang paling kotor adalah Francs Swiss dan Krone Denmark.

“Bakteri ini datang dari banyak tangan,” ungkap Hany Farm dari MasterCard ketika diwawancari CNN.

“Uang kertas ini telah lama beredar, berpindah dari tangan ke tangan dari individu berbeda dan tak bisa dihindari, kuman berkumpul di sana,” katanya.

Perusahaan kartu kredit seperti MasterCard mungkin punya kepentingan di balik pernyataan ini, namun Fam mengatakan ia tidak membela kartu kredit.

“Saya hanya mengatakan konsumen mulai banyak yang beralih ke bentuk pembayaran lain – tidak hanya demi kebersihan, tapi juga demi kemudahan, kenyamanan, dan banyak alasan lain,” lanjutnya.

Tapi uang memang kotor. Studi yang diterbitkan pada Southern Medical Journal pada 2002 juga menemukan bahwa uang kertas mengandung bakteri. Lebih dari 80% uang tunai yang dites mengandung kuman. Ini bisa membahayakan orang-orang yang punya daya tahan tubuh rendah.

Tujuh persen uang kertas menunjukkan jejak bakteri yang bisa menyebabkan sakit serius, termasuk Staphylococcus aureus dan Klebsiella pneumonia. Hanya 7% uang yang bebas dari kuman.

Studi lain yang dilakukan pada 20008 di Switzerland’s University Hospitals of Geneva menemukan bahwa sejumlah sel virus mampu bertahan hingga 17 hari di uang kertas Swiss seperti dikabarkan SmartMoney.com.

Jadi, apa yang harus dilaukan? Untuk mencegah infeksi, para peneliti menyarankan untuk memperhatikan kebersihan. Caranya, jangan menyentuhkan tangan ke mata, hidung, dan mulut dan sering-seringlah mencuci tangan.

Namun itu belum cukup untuk mencegah kontaminasi uang kertas.

Tahun lalu, tiga pegawai Circle K di Michigan, AS, sakit setelah memegang uang yang telah terkontaminasi residu metamfetamin. Kokain juga sering mengontaminasi uang di AS. Pada 2009, suatu studi yang dilakukan University of Massachusetts Dartmouth menemukan lebih dari 90% uang kertas yang beredar di AS terkontaminasi kokain.

(hp)

Comment di sini