CiriCara: Cara Tepat Mengetes Kehamilan

by
April 3rd, 2013 at 4:42 pm

tes kehamilanCiriCara.com – Berhenti menstruasi, payudara membesar, ngidam, muntah, dan mual merupakan ciri-ciri Anda sedang mengandung. Namun, Anda masih belum mempercayai bahwa akan memiliki anak dari sang suami.

Jika masih belum merasa yakin dengan keberadaan si jabang bayi itu, maka Anda masih bisa melakukan cara lainnya yaitu dengan melakukan tes kehamilan. Untuk melakukan tes tersebut ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain pengetesan itu sendiri, waktu pengetesannya, dan membaca hasil tesnya.

Lalu, tes apa saja yang perlu dilakukan untuk memastikan keberadaan si jabang bayi? Dilansir Bidanku.com, berikut 3 cara tepat mengetes kehamilan:

1. Melakukan tes urine

HCG merupakan bentuk tes kehamilan dengan menguji keberadaan HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). HCG merupakan hormon yang diproduksi oleh plasenta begitu embrio mulai menempel pada dinding rahim. Hormon sebagian dikeluarkan melalui air seni ibu pada saat hamil. Alat tersebut sudah banyak dijual pasaran sehingga untuk mendapatkannya mudah.

Cara yang perlu Anda lakukan untuk menguji keberadaan HCG adalah menampung sedikit saja air seni pada sebuah wadah yang dikeluarkan pertama kali saat Anda bangun tidur. Lalu, celupkan alat tes kehamilan yang berbentuk seperti stick ke dalam air seni tersebut selama 5-10 detik. Setelah itu, tunggu hasilnya. Biasanya alat tes tersebut memiliki dua jendela, satu untuk kontrol dan satu lagi untuk hasil.

Jendela kontrol berfungsi untuk memberitahukan Anda apakah tes yang dilakukan sudah benar atau belum. Sementara jendela hasil untuk menunjukkan apakah Anda positif hamil atau negatif tidak hamil. Untuk melakukan tes ini, Anda juga perlu memperhatikan waktu pengetesannya. Waktu pengetesan yang tepat adalah 7 hari setelah ovulasi. Kurang dari itu hasilnya akan tidak memuaskan.

Expectant couple visiting doctor

2. Melakukan tes darah

Sama seperti tes urine, tes darah juga berfungsi untuk melihat keberadaan HCG. Selain itu, tingkat keakuratannya juga hampir sama. Namun, yang berbeda hanyalah sarananya saja. Anda bisa memilih salah satu untuk memastikan keberadaan si jabang bayi dalam rahim.

3. Melakukan tes USG

Walaupun sudah melakukan tes urine di rumah, terkadang suami atau istri masih belum yakin terjadinya kehamilan. Untuk itu, biasanya mereka akan melakukan tes dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG) yang perlu dilakukan di rumah sakit atau klinik-klinik bersalin. Cara ini dilakukannya untuk meyakinkan suami dan istri bahwa adanya embrio di dalam rahim.

Itulah cara tepat mengetes kehamilan. Bagi Anda yang masih belum yakin pada gejala kehamilan yang dirasa, maka tak ada salahnya untuk melakukan salah satu tes tersebut. (NR)

Comment di sini