DPR: Ketua KPK Langgar Slogan Kejujuran KPK

by
April 4th, 2013 at 9:14 am

Jakarta (CiriCara.com)Abraham Samad, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tidak lagi kooperatif terhadap Kode Etik pimpinan KPK.

Bagi sebagian pihak, sikap tidak kooperatif Abraham Samad ini dianggap telah bertolak belakang dengan slogan KPK, “Berani Jujur Hebat!”.

Detik

Detik

Pendapat senada juga diungkapkan oleh Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Gede Pasek Suardika seperti diberitakan oleh Kompas.com.

“Terjadi pelanggaran seruan KPK ‘Berani Jujur Hebat!’ Seruan itu gencar dipromosikan, tapi ternyata diingkari langsung oleh Ketua KPK. Ironis. Dia tidak bisa jadi panutan lagi,” katanya seperti yang dikutip oleh sumber yang sama, Kamis 4 April 2013.

Pendapat Pasek ini dilatarbelakangi atas sikap Abraham yang menolak memberikan BlackBerry yang dimilikinya kepada Komite Etik untuk kepentingan kloning data. Proses pengkloningan ini rencananya akan digunakan untuk meyelidiki kasus pembocoran draf sprindik atau surat perintah penyidikan untuk Anas Urbaningrum.

Menurut Pasek, seharusnya Abraham selaku Ketua KPK dan penegak hukum mau mendukung sepenuhnya kerja Komite Etik. Menurut Gede, sikap Abraham bisa menodai langkah KPK dalam memberantas korupsi.

Bila masyarakat tahu apa yang diperbuat oleh Abraham maka akan sangat dikhawatirkan jika masyarakat tidak akan lagi percaya pada slogan “Berani Jujur Hebat!” yang digalakkan oleh KPK sendiri.

Apabila data di BlackBerry Abraham Samad dibuka maka Pasek yakin bahwa kasus bocornya sprindik kasus Anas akan lebih mudah diseldiki lebih lanjut.

Sebelumnya, Komisi Etik KPK menetapkan sekretaris Abraham Samad, Wiwin Suwandi selaku pelaku utama pembocoran draf sprindik. Sekarang, Wiwin juga sudah dipecat dari jabatannya walaupun motif utama Wiwin membocorkan draf sprindik belum diketahui.

Abraham sendiri telah terbukti secara tidak langsung sebagai pelaku utama pembocoran dokumen sprindik. Ia juga mendapat sanksi berupa peringatan tertulis karena dianggap telah melanggar Kode Etik Pimpinan KPK. (RN)

Comment di sini