Terjun dengan Payung, Bocah 5 Tahun Sekarat

by
April 5th, 2013 at 10:30 am

Shenzhen (CiriCara.com) – Ada seorang gadis cilik usia 5 tahun, nekat terjun dari jendela lantai 6 sebuah gedung di wilayah Bagualing, Shenzhen, China.

Shanghaiist.com

Shanghaiist.com

Gadis ini dikabarkan sedang sendirian ketika dia terjun dari jendela tersebut dengan menggunakan payung. Ayah dari bocah 5 tahun ini memang bekerja di gedung itu sebagai petugas keamanan.

Entah apa yang membuat bocah itu memutuskan terjun dari jendela gedung tersebut. Mungkin dia terlalu sering nonton film pahlawan kartun yang bisa melayang-layang dengan payung, sehingga dia berpikir kalau payung bisa membawanya terbang keliling kota.

Shanghaiist.com

Shanghaiist.com

Naasnya, momen saat gadis cilik 5 tahun itu jatuh di tanah, tertangkap oleh kamera CCTV gedung. Kini, bocah itu terbaring dalam keadaan kritis di ruang gawat darurat rumah sakit Second City.

Shanghaiist.com

Shanghaiist.com

Diduga kuat, gadis yang dibiarkan terkunci sendirian dalam ruangan karyawan di lantai 6 gedung itu, memanjat sebuah lemari kecil yang diletakkan persis di depan jendela, kemudian dengan menggunakan payungnya, dia terjun bebas dari jendela tersebut.

Hingga akhirnya, para pekerja kargo yang berada tidak jauh dari lokasi jatuhnya bocah itu, mendengar suara tangisan dan rintihan anak kecil dan menemukan bocah yang menggunakan pakaian berwarna merah muda itu sudah tergeletak tak berdaya di tanah, sementara payung yang dia gunakan berada tidak jauh darinya.

Shanghaiist.com

Shanghaiist.com

Sang ayah yang hanya diketahui bernama tuan Tang, sedang tidak berada di dekat putri kecilnya itu. Mendengar kabar dan kenyataan itu, tuan Tag dan mantan istrinya pun terkejut. Apalagi, setelah mereka tahu bahwa gadis ciliknya itu mengalami beberapa patah tulang lengan dan kaki.

Dari kejadian tersebut, sekali lagi diingatkan bagi para orangtua untuk tidak bosan-bosannya mengawasi buah hatinya. Jangan biarkan mereka bermain tanpa pengawasan orang dewasa, jika tidak ingin mengalami akibat yang fatal seperti kasus di Shenzhen, China itu.

(yk)

Daily Mail

Comment di sini