Ternyata Anggota DPR RI Banyak yang Simpan Jimat

by
April 5th, 2013 at 10:42 am

Jakarta (CiriCara.com) – Meski zaman sudah modern dan teknologi semakin maju, masih saja ada sebagian besar manusia yang tetap percaya pada kekuatan jimat.

Kompasiana

Kompasiana

Dan yang paling mengejutkan, wakil rakyat yang menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia ikut-ikutan menyimpan jimat dengan tujuan tertentu termasuk dalam menghadapi Pemilu 2014.

Seperti diberitakan oleh Detik.com, fakta ini diungkapkan oleh politisi dari Partai Demokrat yang duduk di Komisi III DPR RI, Ruhut Sitompul.

Menurut Ruhut, sebagian besar teman-temannya sesama politisi sering memamerkan jimat padanya. Jimat mereka beragam mulai dari cincin azimat sampai benda keramat lainnya.

“Kalau aku pernah ditunjukin ada cincin, mereka juga kasih lihat batu, keris kecil,” kata Ruhut, Jumat, 5 April 2013.

Bermacam jimat yang disimpan anggota DPR tersebut selalu disimpan dan dibawa kemanapun mereka pergi. Kebanyakan jimat disimpan di saku celana dan dompet. Apabila dompet mereka dibuka, maka di dalamnya akan terdapat bermacam-macam jimat.

Salah satu jimat yang pernah dilihat Ruhut adalah kitab stambul seukuran korek api yang dipercaya menjadi tempat tinggal jin. Di dalam kitab itu terdapat ayat suci kecil yang tidak bisa sembarangan dipakai oleh orang selain yang empunya kitab.

Walau teman-temannya banyak yang memiliki jimat, Ruhut mengaku tidak memiliki jimat atau benda keramat apapun. Politisi yang sering mengundang kontroversi karena berbagai komentarnya itu mengaku memilih jalan biasa karena kebanyakan anggota DPR RI yang memakai jimat jarang menemui kesuksesan di karirnya.

“Saya nggak percaya gituan. Mereka yang pakai dukun kadang-kadang nggak sukses,” jelas Ruhut.

Menanggapi kabar anggota Dewan yang menyimpan jimat, Bambang Soesatyo, selaku anggota Komisi III DPR RI dari Partai Golkar, sangat menyayangkan sikap tersebut.

Menurut Bambang seharusnya anggota DPR lebih banyak terjun langsung ke masyarakat menjelang Pemilu 2014, bukan mendatangi dukun dan menyimpan berbagai jimat.

“Kalau mau menang pemilu, menurut saya ya ritualnya rajin turun ke daerah atau dapil. Jangan pelit. Jangan sembunyi kalau ada orang daerah datang ke rumah. Banyak sedekah. Banyak buat kegiatan yang membantu masyarakat di desa, dan lain-lain,” komentar Bambang. (RN)

Comment di sini