4 Mitos Salah Tentang Pernikahan

by
April 12th, 2013 at 2:02 pm

pernikahanCiriCara.com – Beberapa orang mengatakan bahwa pernikahan bisa membawa kebahagiaan. Namun ketahuilah bahwa tidak semua kehidupan pernikahan itu akan selalu membuat seseorang merasa bahagia. Mitos tersebut jika terlalu dipercaya malah akan membuat Anda merasa kecewa.

Mitos-mitos tersebut biasanya muncul dari tayangan televisi atau kisah novel yang memiliki akhiran cerita yang membahagiakan. Akibat mitos tersebut, biasanya seseorang jadi memiliki ekpektasi tinggi pada pernikahan.

Padahal dalam kehidupan yang sebenarnya, pernikahan tak selamanya indah dan bahagia seperti yang ada pada tayangan televisi atau kisah di novel. Akan ada lika-liku yang terjadi dalam pernikahan, mulai dari urusan yang kecil hingga urusan seks yang bisa membuat pernikahan menjadi hancur.

Lalu, apa saja mitos yang semsetinya tidak harus dipercayai? Berikut mitos salah tentang pernikahan:

1. Masalah akan tenggelam setelah menikah

memiliki anak setelah menikah

Sebaiknya, Anda jangan terhanyut dalam cerita yang ada di tayangan televisi atau novel. Menikah atau tidak, tentunya Anda akan tetap berhadapan dengan masalah. Baik itu masalah pekerjaan, keuangan, keluarga, dan lain sebagainya. Dalam hal mengatasi masalah, ada pasangan yang bisa diajak untuk berkompromi dan ada yang tidak.

2. Menikah memiliki teman kencan seumur hidup

Mitos tersebut sedikit benar. Akan tetapi ketahuilah bahwa hal tersebut bukanlah satu-satunya alasan Anda untuk menikah. Ketahuilah bahwa suami atau isstri bukan hanya siap menjadi teman di setiap saat, tapi juga bisa menjadi seorang sahabat dalam suka maupun duka.

3. Wanita tak perlu bekerja setelah menikah

Dahulu orang-orang beranggapan bahwa setelah menikah wanita sebaiknya di rumah saja dan mengurusi keluarga. Akan tetapi, di era globalisasi saat ini, banyak wanita yang sudah menjadi ibu rumah tangga memilih bekerja kantoran dibandingkan menjadi ibu rumah tangga sejati. Hal tersebut wajar-wajar saja dilakukan oleh si wanita untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

4. Anak bisa memperkuat ikatan pernikahan

Banyak yang beranggapan bahwa anak bisa memperkuat kualitas pernikahan dan meredakan konflik yang terjadi pada pasangan yang telah menikah. Namun, tak jarang malah yang terjadi adalah sebaliknya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pernikahan lebih cepat menurun pada pasangan yang telah memiliki anak. Selain itu, banyak orang juga yang sudah memiliki anak tapi tetap bercerai.

Itulah mitos salah tentang pernikahan. Bagaimana, apakah Anda masih mempercayai berbagai mitos tersebut? Ketahuilah bahwa kehidupan pernikahan yang selalu bahagia itu tergantung Anda dan pasangan yang menjalaninya. (NR)

Comment di sini