Remaja Putri Hanya Makan Mie Instan Selama 13 Tahun

by
April 12th, 2013 at 9:11 am
Carters News Agency

Carters News Agency

Isle of Wight (CiriCara.com) – Seorang remaja putri berusia 18 tahun yang terus-terusan mengonsumsi mie instan selama 13 tahun divonis memiliki kondisi kesehatan layaknya orang tua berumur 80 tahun.

Georgi Readman asal Isle of Wight, Inggris, menolak makan buah dan sayuran sejak berumur 5 tahun. Ia memilih mengonsumsi makanan ringan yang mengandung banyak lemak, sodium, dan lemak jenuh ini. Satu bungkus mie instan umumnya mengandung 400 kalori dan 20 gram lemak.

Readman memperkirakan ia memakan mie instan sepanjang 1,6 kilometer setiap tahun. Ia merasa mual jika diminta memakan makanan selain mie instan.

“Aku benci tekstur buah dan sayuran,” katanya. “Aku tak bisa pergi makan bersama teman-teman karena aku tak mau mereka melihatku ketakutan jika ada sayuran mengenai makanan yang aku makan.”

“Ibu pergi ke supermarket dan membawa pulang sebanyak mungkin mie instan. Aku selalu suka mie instan dan bisa makan dua bungkus langsung. Aku juga pernah memakan mie dalam keadaan kering dan belum dimasak.”

Carters News Agency

Carters News Agency

Banyak anak yang menjadi pilih-pilih makanan setelah berumur 1 tahun karena secara alami tubuh mereka butuh lebih sedikit makanan dan lidah pengecap mereka berubah sehingga mereka lebih selektif terhadap apa yang mereka makan.

Selain itu, mereka umumnya susah diminta untuk duduk dan makan dengan rapi. Dan para orangtua biasanya lebih memilih memberikan apa yang mereka minta daripada memaksakan makanan lain yang tidak mereka sukai tapi sebenarnya lebih bermanfaat untuk kesehatan mereka.

Meskipun begitu, menurut penelitian yang baru saja dimuat dalam American Journal of Critical Nutrition, sebanyak 78 persen kebiasaan pilih-pilih makanan disebabkan oleh pengaruh genetis sedangkan 22 persen karena pengaruh lingkungan.

Menurut dokter, Readman mengalami malnutrisi. Lisa Kaufman, seorang dokter penyakir anak di Village Pediatrics, mengungkapkan kebiasaan makan mie instan bisa merusak banyak organ.

“Tubuh, terutama yang masih berkembang, membutuhkan protein, mineral, dan nutrisi untuk tumbuh. Itu logika dasar. Tanpa zat-zat ini, Readman mungkin mengalami kelainan pertumbuhan dan IQ, osteoporosis, kerusakan ginjal dan hati, serta tekanan darah tinggi.

Umurnya juga menjadi lebih pendek.”

Dokter Kaufman menambahkan kebiasaan makan Readman sudah mengakar sehingga ia mungkin harus dirawat secara khusus untuk meningkatkan kesehatannya.

“Agar bisa terlepas dari mie instan, ia mungkin perlu perawatan dan pendidikan dalam nutrisi,” ungkapnya.

(hp)

Shine Yahoo

Comment di sini