CiriCara: Cara Menjadi Kartini Modern

by
April 19th, 2013 at 9:40 am

Kartini ModernCiriCara.com – Perempuan masa kini sudah sepatutnya bersyukur karena tidak perlu melakukan perjuangan berat untuk mendapatkan persamaan hak antara laki-laki dan perempuan.

Berbeda dengan zaman dahulu, di era Kartini perempuan tidak bebas dalam menentukan jalan hidupnya dan semuanya serba terkekang. Pendidikan bagi kaum perempuan pun dibatasi, bahkan dilarang bekerja di sektor publik hanya karena memiliki kedudukan yang lebih rendah dari laki-laki.

Namun, saat ini para perempuan memiliki kebebasan yang sama untuk melakukan semua kegiatan yang disukai, termasuk berkarier. Tak jarang mereka juga berhasil menduduki posisi yang cukup tinggi di tempat kerjanya. Perempuan Indonesia kini telah memasuki fase peradaban modern yang intim dengan kecerdasan, instant, dan kecepatan.

Akan tetapi, bagaimana menjadi Kartini modern di zaman saat ini? Sebagian besar perempuan menganggap perempuan modern hanya dikaitkan dengan tampilan fisik saja. Perempuan modern identik dengan kecantikan tubuh, gaya berbusana, aksesori, dan tata rambut yang mengikuti mode. Padahal, untuk menjadi Kartini modern bukan hanya itu yang dibutuhkan.

Ada hal lain yang harus dimiliki seorang perempuan untuk menjadi Kartini modern. Apa saja? Inilah cara menjadi Kartini Modern:

1. Selalu mengembangkan kompetensi

Kompetensi yang perlu dikembangkan meliputi motif, konsep diri, dan pengetahuan. Motif merupakan gambaran mengenai sesuatu yang diinginkan. Dengan memiliki motif, perempuan jadi harus berusaha untuk mewujudkan cita-cita dan memenuhi ambisinya. Selain itu, konsep yang dimiliki juga harus kuat dan tidak hanyut dalam kemodernan yang semu. Untuk pengetahuan, perempuan modern harus mengembangkan logika berpikir, mengasah kualitas pemikiran, dan membuat ide-ide kreatif.

R.A Kartini

2. Tidak terjebak dalam stereotip gender

Ada stereotip yang mengatakan bahwa perempuan tidak perlu sekolah yang tinggi-tinggi karena nantinya dirinya hanya mengurusi rumah tangga saja. Stereotip tersebut tentunya sangat merugikan dan melahirkan ketidakadilan bagi kaum hawa. Selain itu, ada yang mengatakan juga bawha perempuan ekspresif, lemah, kurang independent, lemah secara fisik atau intelektual, dan kurang logis. Namun, untuk menjadi Kartini modern Anda harus bisa membantah semua stereotip tersebut. Kartini modern dituntut untuk berani bersikap jika merasa stereotip tersebut bertentangan dengan pemahaman yang diyakini dambil berusaha untuk meluruskannya.

3. Menjadi teladan bagi orang di sekitarnya

Menjadi teladan bagi orang disekitarnya bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Anda harus berusaha untuk terus berperilaku aktif dan memiliki etika agar menjadi panutan bagi perempuan lain yang mungkin “Belum modern”. Jika bisa menjadi teladan, maka Anda bisa memperoleh citra positif dan layak untuk menjadi pemimpin.

4. Memiliki ketaatan

Untuk menjadi Kartini modern, Anda tak boleh melupakan ketaatan. Perempuan modern dituntut untuk mengaktualisasikan diri, namun bukan berarti meninggalkan ketaatan. Ketaatan itu, seperti pada ajaran agama yang diyakini, orangtua, atau pasangan hidup. Ketaatan tersebut seharusnya tidak dimaknai sebagai sesuatu yang mengekang ataupun membatasi hak-hak perempuan. Namun, ketaatan itu menuntut agar perempuan modern memiliki akhlak.

Itulah cara menjadi Kartini modern. Pada intinya, untuk menjadi Kartini modern harus juga memiliki pemikiran modern dan bisa memiliki pengaruh baik bagi orang di sekitarnya. Namun, jangan juga sampai melupakan keluarga hanya untuk mengejar karier yang diimpikan. Lalu, apakah saat ini Anda sudah merasa menjadi Kartini modern?

(NR)

Comment di sini