CiriCara: 4 Cara Menghentikan Kebiasaan Berselingkuh

by
April 22nd, 2013 at 1:02 pm

selingkuhCiriCara.com – Selingkuh adalah persoalan pelik yang sering menjadi alasan bagi setiap pasangan untuk berpisah.

Pada survei tahun 2011 yang dimuat dalam buku “The Normal Bar” karya Chrisanna Northrup, sebanyak 33% pria dan 19% wanita di Amerika Serikat mengaku pernah berselingkuh.

Sementara itu survei yang dilakukan oleh Universitas Chicago pada tahun yang sama menemukan sebanyak 65% pernikahan berakhir karena perselingkuhan.

Niat untuk berselingkuh mungkin pernah menghampiri sebagian besar orang yang sudah terikat dengan pasangannya. Namun, tanggapan terhadap niat tersebut antara satu dan orang lain berbeda-beda.

Ada yang terbawa arus, namun pastinya ada pula yang berhasil menepis keinginan tercela itu. Bila Anda masuk kelompok yang pertama, ada jalan keluar untuk menyudahi aksi tersebut:

1. Temukan akar masalah

Orang berselingkuh karena banyak alasan. Pertama-tama, Anda harus menemukan alasan utama kenapa Anda memutuskan berselingkuh. Selingkuh bisa seperti obat-obatan terlarang, membuat orang kecanduan. Dengan mengetahui akar masalah, Anda bisa dengan segera mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Kuncinya adalah keterbukaan dan komunikasi.

2. Ganti kebiasaan

Salah satu alasan yang populer dipilih para peselingkuh adalah rasa bosan terhadap pasangan. Untuk mengatasi hal ini, Anda harus mengganti kebiasaan dalam sehari-hari karena bisa saja bukan pasangan yang membuat bosan, tapi rutinitas Anda sendiri. Mengubah rutinitas mungkin tidak gampang, tapi Anda belum tahu sebelum benar-benar mencobanya.

3. Luangkan waktu lebih

Tanyakan kepada diri Anda sendiri, apakah waktu Anda bersamanya sudah cukup? Niat untuk selingkuh sering muncul ketika Anda sedang tidak bersamanya. “Bersamanya” bukan berarti Anda harus senantiasa mendampinginya tiap hari. Di era modern ini, Anda bisa meluangkan lebih banyak waktu untuknya lewat media sosial, BBM, bahkan dengan mengatur fotonya sebagai wallpaper ponsel.

4. Ganti kacamata

Kedepankan hati nurani Anda, cobalah bertukar posisi dengan pasangan dalam situasi seperti ini. Setelah bertukar posisi, bagaimana perasaan Anda sebagai pihak yang diselingkuhi? Gunakanlah kacamata baru untuk melihat suatu keadaan, jangan terus-terusan menggunakan kacamata pribadi karena bisa-bisa Anda terjebak dalam zona nyaman dan menjadi buta karenanya.

Kebiasaan berselingkuh bisa menjadi awal petaka bagi kehidupan Anda, terutama jika Anda sudah berkeluarga. Ketika komitmen sudah dibuat, maka harus dipegang teguh dan dipatuhi. Untuk itu, berpikirlah dengan matang sebelum memutuskan untuk membuat suatu komitmen.

(hp)

Comment di sini