MUI Keluarkan Fatwa untuk Eyang Subur

by
April 22nd, 2013 at 2:48 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Akhirnya setelah cukup lama ditunggu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa hasil investigasi untuk Eyang Subur.

Tribunnews

Tribunnews

Berdasarkan keterangan dari pihak terpercaya dan penyelidikan langsung yang dilakukan MUI di kediaman Eyang Subur, maka MUI menyimpulkan dua hal yaitu:

“MUI menyimpukkan saudara Subur telah melakukan penyimpangan akidah dan syariat Islam,” ujar Ketua MUI KH DR Ma’ruf Amin dalam jumpa pers di kantornya di Jalan Proklamasi, Jakarta Timur, Senin 22 April 2013 seperti dikutip oleh sumber berita, Detik.com.

Keputusan ini diambil atas dasar dua hal. Pertama, MUI telah menemukan praktik keagamaan yang bertentangan dengan pokok-pokok syariat Islam oleh Eyang Subur karena ia telah menikahi empat wanita dalam waktu bersamaan. Buktinya, ada pengakuan dari orang-orang bersangkutan dan kesaksian sejumlah orang yang terpercaya.

“Itu dibuktikan dengan pengakuan yang bersangkutan dan kesaksian dari sejumlah orang-orang yang terpercaya. Penyimpangan tersebut didasarkan pada fatwa MUI tentang Beristri Lebih dari Empat dalam Waktu Bersamaan,” kata Ma’aruf lagi.

Selain itu, MUI juga telah menemukan bukti praktik perdukunan dan peramalan yang telah dilakukan Eyang Subur. Hal ini diungkapkan oleh sejumlah orang yang menurut MUI tidak akan berbohong.

Dengan pembukitan itu, MUI telah menangkap indikasi kuat dari proses klarifikasi yang menunjukkan adanya praktik berbaguj ajaran sesat yang dimaksud.

Penyimpangan yang dituduhkan MUI berdasarkan fatwa MUI no.2/munasVII/mui/2005 tentang perdukunan dan peramalan.

Sebelumnya, tim investigasi MUI melakukan penyelidikan sejak tanggal 8-20 April 2013 lalu. Kemudian fatwa terkait ditetapkan berdasarkan hasil Rapat Pleno Komisi Fatwa pada 19 April 2013.

Eyang Subur mencuat namanya sejak Adi Bing Slamet membongkar segala keburukan mantan guru spiritualnya itu beberapa waktu lalu. Menurut Adi, Eyang Subur sudah mendoktrin ajaran sesat kepada dirinya karena di hari-hari tertentu  ia diwajibkan untuk minum kopi pahit dan air garam serta melakukan kegiatan di luar ajaran Islam.

Selain itu, menurut Adi, Eyang Subur sudah merebut istri-istri dari para pengikutnya. Bahkan salah satu istri yang akhirnya menjadi istri kedelapan Eyang Subur adalah mantan istri pemain pantomim Indonesia terkenal, Septian Dwi Cahyo. (RN)

Comment di sini