Tinggal Satu Rumah, 8 Istri Eyang Subur Hidup Rukun

by

Jakarta (CiriCara.com) – Setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan fatwa untuk Eyang Subur, kini MUI jgua meminta Eyang Subur untuk menceraikan empat dari delapan istrinya.

Seperti diberitakan oleh Detik.com, kedelapan istri Eyang Subur  itu sebenarnya hidup damai, rukun, dan saling menghargai walaupun mereka semua tinggal dalam satu rumah.

Merdeka

Merdeka

Kedelapan istri Eyang Subur itu tentu saja mengalami tekanan secara psikologis sejak Eyang Subur dituntut untuk menceraikan empat dari delapan istrinya. Hal inilah yang diungkapkan oleh Ramdan Alamsyah selaku kuasa hukum Eyang Subur.

“Mereka hidup bahagia, rukun, tidak pernah ribut. Anak-anak nggak ada yang berantem,” ungkap Ramdan ditemui di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, Senin 22 April 2013 seperti dikutip oleh sumber berita, Detik.com.

Menurut Ramdan, meski istri-istrinya tertekan, Eyang Subur akan tetap patuh terhadap hukum yang berlaku. Ia juga mengatakan bahwa para wanita yang diperistri oleh Eyang Subur itu hanya dinikahi secara agama atau siri.

Karenya, Eyang Subur sudah siap untuk menceraikan istrinya. Namun sebelum menceraikan istrinya, Ramdan akan bertemu dengan Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Selon untuk membimbing Eyang Subur soal perceraian istri-istrinya.

Menurut Ramdan, para wanita yang dinikahi oleh Eyang Subur adalah wanita yang memang butuh pertolongan. Kebanyakan dari wanita-wanita tersebut adalah janda dan wanita yang sedang menderita sakit sehingga Eyang menikahinya.

Eyang Subur mengguncang berita dunia hiburan di Tanah Air karena mantan muridnya, Adi Bing Slamet membongkar segala keburukan yang pernah ia lakukan.

Menurut pengakuan Adi, Eyang Subur sempat mengajarkan berbagai ilmu yang menyimpang dari ajaran Islam. Eyang Subur juga dituduh Adi telah berusaha merebut istrinya untuk dijadikan istri kesembilan. Karena perlakuan ini, Adi Bing Slamet yang dulu adalah murid Eyang Subur yang paling setia akhirnya membelot melawan mantan gurunya. (RN)


comments powered by Disqus