CiriCara: Cara Menjadi Teman Bagi Anak

by
May 3rd, 2013 at 4:52 pm

menjadi teman bagi anakCiriCara.comPada saat si anak beranjak remaja, biasanya mereka akan lebih senang bergaul dan dekat dengan teman-temannya daripada dengan orangtuanya. Dalam urusan pelajaran, masalah pribadi, hingga urusan cinta terkadang mereka menceritakannya kepada teman-temannya dan menyembunyikan semua itu dari orangtua.

Jika si anak mulai menyembunyikan berbagai hal dari Anda, maka sebaiknya harus diwaspadai. Bagaimanapun juga, sikap anak yang seperti itu nantinya akan terus melekat pada dirinya. Untuk itu, Anda harus bisa menjadi sosok teman yang baik juga untuk si anak.

Jika ada sesuatu hal yang disembunyikan oleh anak dan Anda mengetahuinya, maka alangkah baiknya jangan memarahinya. Memarahi si anak hanya akan membuatnya semakin menjadi-jadi dan terus menyembunyikan sesuatu dari Anda. Dilansir dari Female.Kompas.com, Roslina Verauli, MPsi, seorang psikolog keluarga juga mengatakan bahwa memarahi si anak hanya membuat Anda menjadi jauh darinya.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya Anda harus bisa bergaul dan menjadi teman yang baik untuknya. Bagaimana caranya? Berikut 3 cara menjadi teman bagi anak yang dijabarkan oleh Roslina:

dekat dengan anak

1. Melakukan proses pendekatan

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah melakukan proses pendekatan. Anda bisa melakukannya seperti sedang berdekatan dengan pacar dahulu. Buatlah si anak merasa diperhatikan hingga membuatnya merasa nyaman.

2. Menciptakan keintiman pada anak

Jika si anak sudah merasa dekat dengan Anda, maka sering-seringlah menjalin komunikasi dengannya. Duduklah bersama anak di sebelahnya untuk menciptakan komunikasi yang hangat. Ketahuilah bahwa kedekatan fisik seperti itu bisa menciptakan keintiman pada anak. Dengan begitu, si anak akan mau lebih terbuka lagi pada Anda mengenai permasalahan apapun.

3. Menjadi pendengar yang baik

Ketika komunikasi itu sudah terjalin dengan baik, Anda harus bisa menjadi pendengar yang baik juga untuknya. Jika si anak sudah merasa nyaman, maka dia akan bercerita apapun pada Ada secara terbuka. Pada saat itu, Anda juga perlu bertanya kepadanya mengenai teman-temannya, hal-hal yang disukai dan tak disukai, dan lain sebagainya. Namun, jangan langsung memberikan penilaian lebih dahulu. Dengan begitu, si anak akan merasa bahwa orangtua mau mendengarkan segala keluhan dan masalah yang dihadapinya.

Itulah cara menjadi teman bagi anak. Bagaimanapun juga, si anak yang sudah mulai beranjak dewasa itu harus diawasi dengan baik. Namun, pengawasan yang Anda lakukan harus bisa membuatnya merasa nyaman yaitu dengan menjadi teman baginya. Jika orangtua bisa menjadi teman bagi anak, maka si anak akan jadi lebih terbuka pada Anda. (NR)

Comment di sini