Digugat Para Istri Eyang Subur, MUI Membela Diri

by
May 3rd, 2013 at 10:34 am

Jakarta (CiriCara.com)Para istri Eyang Subur akan menggugat Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena dipaksa untuk bercerai dari suami mereka.

Menanggapi kabar gugatan itu, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Ma’ruf Amin menanggapinya dengan santai.

“Silakan saja. Kami siap. Kami serahkan pada pihak yang berwajib,” katanya kepada sumber berita, Tempo.co, Kamis, 2 Mei 2013.

Tribunnews

Tribunnews

Menurutnya, MUI hanya bertugas untuk menyampaikan ketentuan Islam yang benar seperti yang ditanyakan oleh Adi Bing Slamet dan Eyang Subur.

“MUI hanya menyampaikan hukum, bukan mengerangkeng mereka.Menurut atau tidak, itu urusan merek,” jelas MUI.

Apabila gugatan tersebut dilayangkan kepada MUI maka hal ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah fatwa MUI digugat. Sebelumnya belum ada yang pernah menggugat fatwa yang dibuat oleh MUI.

Ma’aruf juga menambahkan bahwa MUI tidak pernah menggunakan istilah cerai bagi Eyang Subur dan istri kelima hingga kedelapan. MUI hanya meminta Eyang Subur melepas empat perempuan dari delapan wanita yang tinggal serumah dengannya. Menurut Ma’aruf keempat perempuan setelah istri keempat Eyang Subur tidak bisa disebut istri menurut hukum Islam.

Selain itu, menurut MUI, menikah hingga sembilan kali hanya berlaku bagi Nabi Muhammad SAW saja karena Nabi menikah atas dakwah Islam.

Sebelumnya, para istri Eyang Subur memang akan menggugat MUI karena diminta cerai dari suami mereka. Made Rahman, sebagai kuasa hukum mengatakan bahwa gugatan tersebut bukan untuk menentang fatwa MUI namun untuk meminta kejelasan nasib para istri Eyang Subur setelah diceraikan nanti. (RN)

Comment di sini