Hal Menyimpang yang Dilakukan Peziarah di Makam Uje

by
May 3rd, 2013 at 11:24 am

Makam UjeJakarta (CiriCara.com) – Makam Ustadz Jefri Al Buchory di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat masih terus didatangi sejumlah peziarah. Tidak hanya dari Jakarta, beberapa peziarah ada yang datang dari luar Jakarta, seperti dari Sumatera hingga Papua.

Namun tidak semua peziarah yang datang ke makam Ustadz Jefri (Uje) itu berniat baik. Menurut penjaga makam Uje, Rochan, beberapa peziarah bahkan ada yang mulai melakukan hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama Islam.

Beberapa peziarah mulai memanfaatkan makam Uje untuk tempat pesugihan. Mereka mengambil bunga yang tersebar di makam Uje untuk dibawa pulang. Rochan pun mengaku bingung dengan perilaku para peziarah tersebut.

“Saya sering tanya kenapa kembang di makam Uje dibawa pulang. Jawaban mereka lucu-lucu, ada yang bilang buat kenang-kenangan,” kata Rochan, seperti dikutip dari JPNN.com, Jumat (3/5/2013).

Bahkan, salah satu peziarah ada yang percaya bahwa makam Uje adalah makam keramat. Peziarah asal Jawa Tengah ini yakin bahwa Uje kerasukan roh wali sehingga banyak orang yang datang ke makamnya.

“Tidak mungkin makamnya dikunjungi orang sebanyak ini kalau tidak kerasukan wali,” ujar peziarah yang tidak mau disebutkan namanya itu.

Sementara itu, menurut Rochan, suasana makam yang ramai sering dimanfaatkan pencopet untuk melancarkan aksinya. Kehadiran pencopet ini tidak disadari oleh para peziarah karena mereka sering menyamar sebagai ustadz yang akan berziarah ke makam Uje.

“Ibu (korban copet) itu tidak curiga karena pencopetnya menyamar sebagai ustadz dengan memakai jubah,” tutur Rochan.

Banyaknya peziarah yang datang ke makam Uje itu memberikan keuntungan tersendiri bagi para pedagang kaki lima di TPU Karet Bivak. Mereka mengaku mendapatkan penghasilan yang lebih banyak hingga dua kali lipat.

(YG)

Comment di sini