Foto: Tuntut Penghina Islam Dihukum Mati, Bangladesh Rusuh

by
May 6th, 2013 at 9:02 am

Dhaka (CiriCara.com) – Sekitar 200.000 orang di pusat kota Dhaka, ibukota Bangladesh, yang berdemonstrasi menuntut diadakannya hukuman mati bagi mereka yang terbukti menghina agama Islam terlibat bentrok dengan aparat kepolisian setempat.

Setidaknya 10 orang dikabarkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka dalam kerusuhan yang terjadi pada Minggu pagi (5/5). Menurut laporan Daily Mail, para pendemo menutup jalan, membakar toko dan kendaraaan serta melawan polisi dengan lemparan batu.

Daily Mail

Daily Mail

Demonstrasi ini diinisiasi oleh kelompok Muslim garis keras Bangladesh bernama Hefajat-e-Islam dan Islami Chhatra Shibir. Setidaknya 6 jalan diblokir sehingga transportasi di dalam kota Dhaka dan ke kota sekitarnya tidak bisa berjalan.

Para pendemo melakukan aksi jalan kaki sambil berteriak “Allahu Akbar” dan sesekali terdengar kalimat “Satu tujuan, satu tuntutan: Ateis harus digantung”.

Daily Mail

Daily Mail

Polisi yang mencoba meredam situasi dilempari batu oleh para demonstran. Bersenjatakan pentungan, para polisi berusaha menghalau demonstran dengan memukuli mereka. Beberapa juga ada yang melempari balik para demonstran dengan batu.

Kerusuhan ini pecah sesaat setelah polisi berusaha menghalau para demonstran yang datang ke pusat kota dari berbagai desa di sekitar ibukota Bangladesh tersebut. Mereka menjadikan masjid terbesar di Bangladesh sebagai titik bertemu.

Daily Mail

Daily Mail

Menurut pernyataan pihak kepolisian, tiga korban jiwa telah dibawa ke kampus kedokteran Dhaka. Sekitar tujuh orang dirawat di klinik setempat sedangkan enam lainnya dirawat di rumah sakit Al Baraka.

Enam orang kabarnya menjalani perawatan intensif setelah kepalanya terkena tembakan, sementara seorang polisi dilaporkan mengalami luka serius setelah dihajar oleh para demonstran.

Reuters

Reuters

Polisi bersikeras mereka menggunakan peluru karet untuk menghadapi massa, namun sejumlah saksi dan media setempat mengatakan aparat keamanan menembakkan ratusan peluru tajam.

Hefajat-e-Islam adalah kelompok Muslim garis keras yang baru saja terbentuk di Bangladesh. Kelompok ini menginginkan pemisahan antara pria dan wanita serta pendidikan Islam yang lebih ketat. Selain itu, mereka menuntut restorasi sumpah setia kepada Allah dalam konstitusi.

Mereka mengancam akan menggulingkan pemerintaan jika tuntutan tidak dipenuhi.

(hp)

Daily Mail

Comment di sini