CiriCara: Ciri-ciri Orang Mengalami Gegar Otak

by

berpotensi gegar otakCiriCara.com – Ketika seseorang mendengar kata gegar otak, nampaknya bisa menjadi sesuatu yang menyeramkan karena berhubungan dengan otak. Gegar otak atau concussion merupakan cedera kepala yang menyebabkan terjadinya gangguan fungsi mental atau tingkat kesadaran sampai hilangnya kesadaran.

Penyebab seseorang bisa mengalami gegar otak adalah adanya benturan keras pada kepala dan leher atau tubuh bagian atas. Benturan tersebut bisa membuat otak terdorong ke belakang dan kemudian maju dengan kuat dan membentur tulang kepala bagian dalam. Benturan tersebut biasanya terjadi pada sebuah kecelakaan.

Dilansir dari Helath.Detik.com, dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT, dokter spesialis dari RS Medistra mengatakan bahwa gegar otak dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu ringan, sedang, dan berat dan bisa dilihat dari tingkat kesadarannya pada 2 jam pertama.

Gegar otak dikatakan ringan jika gejala yang muncul dalam 2 jam pertama hanya berupa mengantuk. Dikatakan gegar otak sedang jika masih sadar tapi merasa pusing. Sedangkan, gegar otak berat seseorang bisa pingsan, sadar, lalu pingsan lagi.

Ketahuilah bahwa cedera kepala tersebut bisa menyebabkan terjadinya pendarahan di dalam atau di sekitar otak yang menyebabkan beberapa gejala. Apa gejala-gejala tersebut? Dilansir dari beberapa sumber, berikut ciri-ciri orang yang mengalami gegar otak:

sakit kepala hebat

1. Tak sadarkan diri

2. Hilang ingatan

3. Mual dan muntah

4. Telinga berdengung

5. Pingsan

6. Sakit kepala hebat

7. Separuh badan lumpuh, seperti stroke

Ketahuilah bahwa seseorang dengan gegar otak bisa merasa linglung atau bingung sesaat. Beberapa orang bahkan tak menyadari bahwa dirinya terkena gegar otak. Kesadaran bisa hilang dalam waktu singkat. Ingatan akan kejadian-kejadian yang terjadi sesaat sebelum atau sesudah cedera bisa hilang. Selain itu, si penderita merasa sakit kepala, sensasi seperti berputar, kepala terasa ringan, kelelahan, daya ingat buruk, kesulitan untuk berkonsentrasi, depresi dan kecemasan. Gejala-gejala tersebut dinamakan post-concussion syndrome.

Gejala tersebut merupakan gejala umum yang bisa dialami oleh seseorang yang mengalami gegar otak. Akan tetapi, seseorang yang mengalami kecelakaan dan berpotensi mengalami gegar otak biasanya menunjukkan ciri-ciri yang berbeda, yaitu tak sadarkan diri, mual dan muntah, sakit kepala hebat, dan separuh badan lumpuh. (NR)


comments powered by Disqus