Nyapres, Eyang Subur Dianggap Tak Layak Bagi Rakyat

by
May 13th, 2013 at 9:49 am

Jakarta (CiriCara.com) – Meskipun kontroversial, namun Eyang Subur tetap mengajukan diri dalam konvensi pemilihan Calon Presiden (Capres) 2014 Partai Demokrat.

Konvensi yang digunakan untuk menjaring Capres alternatif itu rencananya akan diadakan pada bulan Agustus 2013 nanti. Tentu saja keputusan yang dipilih Eyang Subur itu cukup mengejutkan.

Liputan 6

Liputan 6

Bagaimana pihak Partai Demokrat menanggapi hal tersebut?

Menurut Gede Pasek Suardika selaku politikus dari Partai Demokrat, Eyang Subur tidak layak untuk mengikuti konvensi Partai Demokrat. Meskipun konvensi tersebut bisa diikuti oleh siapa saja namun kandidat harus berupa tokoh-tokoh yang layak dan berguna bagi rakyat Indonesia.

“Ah ada-ada saja. Konvensi yang di gelar Demokrat itu diperuntukkan bagi figur-figur yang dibutuhkan rakyat,” ujar Gede Pasek melalui pesan singkat kepada sumber berita, Okezone.com, Senin, 13 Mei 2013.

Pasek juga mengatakan bahwa syarat utama bagi seseorang untuk mengikuti konvensi Partai Demokrat adalah para kandidat harus memiliki kredibilitas dan jiwa pemimpin. Ia menyarankan agar masyarakat tidak terlalu serius menanggapi pencalonan diri Eyang Subur.

“Yang dijadikan panutan oleh rakyat. Sehingga soal Eyang Subur yang ingin nyapres lewat Demokrat hanyalah manuver untuk melakukan desakralisasi konvensi presiden yang digelar Demokrat. Manuver Eyang Subur tidak perlu ditanggapi serius,” katanya lagi.

Partai Demokrat memang berencana menggelar konvensi pada bulan Agustus 2013 untuk menjaring para Capres alternatif. Karena namanya terus mencuat, Eyang Subur yang juga merupakan mantan guru spiritual Adi Bing Slamet akan turut serta memeriahkan konvensi tersebut.

Konvensi tersebut dibenarkan oleh pengacara Eyang Subur, Ramdan Alamsyah. Sebagai warga negara, Eyang Subur juga memiliki hak untuk turut serta berpolitik.

Untuk mengikuti konvensi kali ini, Eyang Subur sudah menyiapkan tim khusus pemenangan dirinya. Pihaknya juga sedang menunggu persyaratan peserta konvensi yang akan segera dikeluarkan oleh Partai Demokrat.

Eyang Subur menjadi terkenal setelah digugat oleh mantan muridnya, Adi Bing Slamet dan Arya Wiguna. Ia dituding telah menyebarkan ajaran sesat kepada para pengikutnya yang telah menyimpang jauh dari ajaran agama Islam.

Perlahan tapi pasti, mantan murid-muridnya membeberkan ajaran yang diberikan oleh Eyang Subur serta kelakuannya. Salah satu kelakuan ‘menyimpang’ yang dimiliki oleh Eyang Subur adalah memiliki sekitar delapan orang istri.

Setelah dilakukan penyidikan terhadap Eyang Subur, akhirnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan fatwa sesat kepada ajaran Eyang Subur beberapa waktu lalu. Meski sudah dinyatakan sesat oleh MUI namun kubu Eyang Subur dan Adi Bing Slamet terus berseteru hingga hari ini. (RN)

Comment di sini