Punya Jimat, Klewang Kebal Terhadap Senjata

by
May 14th, 2013 at 1:56 pm

Pekanbaru (CiriCara.com) – Ketua geng motor Pekanbaru, Riau, Mardijo alias Klewang sangat ditakuti oleh anggota geng motor lainnya. Pasalnya, pria yang berusia 57 tahun itu disebut-sebut mempunyai ilmu kebal yang tahan terhadap serangan senjata tajam.

detik.com

detik.com

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak polisi, anggota geng motor di Pekanbaru tidak ada yang berani melawan perintah Klewang. Hal itu diungkapkan oleh anak buah Klewang yang berhasil ditangkap pihak polisi.

“Klewang disebut-sebut anggota katanya tahan bacok segala. Sehingga geng motor di Pekanbaru sangat menyeganinya,” tutur Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar, seperti dikutip dari detik.com, Selasa (14/5/2013).

Menurut anak buahnya, Klewang menjadi kebal dengan bantuan jimat yang dimilikinya. Jimat tersebut selalu dibawa Klewang dalam setiap aksinya. “Punya jimat berupa gesper dan di dompet berupa tulisan yang dibungkus kain putih,” tutur Adang.

Karena ilmu kebal itu lah Klewang akhirnya jadi raja geng motor di Pekanbaru, Riau. Pria berambut kuncir dua ini sangat disegani oleh anggota geng motornya. “Itu makanya dia bisa menjadi raja di kelompoknya,” kata Adang.

Meskipun Klewang memiliki jimat, namun jajaran aparat Kepolisian Resort Kota Pekanbaru tetap berhasil meringkusnya. Klewang ditangkap karena telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis remaja yang sedang berpacaran di Stadion Utama Riau.

Parahnya, Klewang melakukan aksi bejat tersebut di hadapan ratusan anggota geng motornya. Tidak hanya itu, Klewang juga menggilir gadis tersebut dengan kelima anggota geng yang ditunjuknya sebagai panglima.

Akibat kejadian tersebut, korban pemerkosaan itu pun hingga saat ini masih mengalami trauma berat. Keluarga korban yang merupakan warga Pekanbaru sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi.

Klewang kini dikenakan pasal berlapis yakni, Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, Pasal 362 KUHP tentang pencurian dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, maupun UU Perlindungan Anak.

(YG)

Comment di sini