Pendapatan Maharani Suciyono 60 juta per Bulan

by
May 16th, 2013 at 9:41 pm

Foto Maharani Suciyono Facebook

Jakarta (Ciricara.com)- Pendapatan Maharani Suciyono ternyata bisa mencapai 60 juta per bulan. Mahasiswi berusia 19 tahun yang tertangkap pada saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Ahmad Fathanah ternyata sudah lama menjadi “Ayam kampus”.

Cerita dari pekerjaan sampingan Maharani Suciyono diceritakan oleh teman kuliah Maharani. Dari penelusuran yang diadakan oleh majalah Tempo, teman kuliah Maharani yang ber nama alias Santi mengaku bahwa mereka sering menongkrong di kafe depan kampus Universitas Moestopp Beragama di Jakarta Selatan.

“Kita sering nongkrong di kafe depan kampus. Tapi karena dia (Maharani) ke-gap, pin BBM gue dihapus,”kata Santi.

Santi lanjut bercerita, meski mereka rajin datang ke kampus, bukan berarti mereka rajin mengikuti kelas. Mereka justru suka nongkrong sambil menunggu panggilan.

“Pulangnya tunggu jemputan atau panggilan deh,” katanya.

Panggilan tersebut datang dari para germo yang menawarkan “ayam kampus” kepada langgana klien mereka pengusaha, pejabat, ataupun siapa saja yang mampu membayar tarif yang ditetapkan.

Tarif 10 juta untuk “booking” yang diterima oleh Maharani Suciyono dari Ahmad Fathanah ketika ditangkap di Hotel Le Meredien menurut Santi adalah tarif standar. Jadi bisa dibayangkan mengapa banyak wanita yang tergiur untuk menjadi “ayam kampus” demi mencukupi kehidupan mewah mereka.

Menurut hasil penelitian majalah Tempo, pendapatan rata-rata para ayam kampus mencapai Rp 60 juta per bulan atau 720 juta setahun! Sedangkan gaji Presiden SBY saat ini adalah 750 juta setahun dan beliau adalah harus bekerja keras memimpin negara kita. Jika Maharani termasuk kelompok “ayam kampus” super, bisa jadi penghasilannya bahkan mencapai ratusan juta per bulan.

Berikut artikel dan Foto Maharani pada saat mengadakan konferensi pers ketika menjelaskan 10 juta yang ia terima adalah hadiah belaka.

Pada saat persidangan suap impor daging, Maharani pun muncul dengan dandanan rapi dan makeup (Foto-foto Maharani pada saat sidang suap impor daging).

Nah bagaimana menurut pembaca apakah sudah saat undang-undang prostitusi digalakan untuk memajukan bangsa? Misal seperti di sebuah negara maju, hukum mereka prostitusi adalah illegal.

Jika hukum seperti ini dilaksanakan di Indonesia maka si pelacur dan pihak yang memakai jasa pelacur akan dijatuhkan ke dalam penjara. Germo pun sebagai orang yang menawarkan pelacur juga bersalah dan dipenjara.

Comment di sini