Tahun 2013, Utang Indonesia Capai Rp. 2000 Triliun

by
May 16th, 2013 at 11:03 am
ciricara.com-utang indonesia

Ist.

Jakarta (CiriCara.com) – Selama 67 tahun menjadi negara merdeka, status Indonesia masih menjadi negara berkembang. Berbagai upaya diambil pemerintah agar negara ini menjadi negara yang makmur.

Namun sayangnya, karena koordinasi yang kurang tepat serta masih carut marutnya politik di negara ini, Indonesia belum juga merubah status ‘berkembang’ yang disandangnya. Dan yang paling mengejutkan, hutang pemerintah Indonesia ternyata sudah mencapai lebih dari Rp. 2000 triliun!

Seperti diberitakan oleh Detik.com, utang pemerintah Indonesia bertambah Rp. 48 triliun hingga April 2013 ini jika dibandingkan dengan posisi akhir 2012, Rp. 1.975, 42 triliun.

Dan secara rasio terhadap PDB total di tahun 2012, utang pemerintah Indonesia berada di level 24% pada April 2013 ini. Sedangkan bila dihitung dengan nilai uang dolar Amerika Serikat, hingga Maret 2013 ini utang Indonesia mencapai USD 208,16 miliar, naik dari posisi di akhir 2012 yang mencapai USD 204,28 miliar.

Nilai utang tersebut terdiri dari pinjaman Rp. 581, 49 triliun pada bulan April 2013 yang menurun dibanding akhir 2012 di angka Rp. 614, 32 triliun dan naik dibanding tahun 2012 dari Rp. 1.361,1 triliun.

Dan bila dihitung menggunakan PDB Indonesia sebesar Rp. 8.241,9 triliun, maka perbandingan utang Indonesia hingga Maret 2013 adalah sebesar 24%.

Rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat sampai April 2013 adalah:

  • Bilateral: Rp. 329,46 triliun
  • Multilateral: Rp. 225,43 triliun
  • Komersial: Rp. 24,43 triliun
  • Supplier: Rp. 340 miliar
  • Pinjaman dalam negeri: Rp. 1,82 triliun

Sedangkan catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000 adalah sebagai berikut:

  • Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  • Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  • Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  • Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  • Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  • Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  • Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
  • Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  • Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  • Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  • Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
  • Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
  • Tahun 2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
  • April 2013: Rp 2.023,72 triliun (24%)

(RN)

Comment di sini