Cara Menghadapi Geng Motor ala Amerika

by
May 17th, 2013 at 4:21 pm
Ist

Ist

CiriCara.com – Maraknya geng motor nampaknya cukup meresahkan masyarakat. Dari tahun ke tahun, geng motor selalu saja menjadi sorotan. Bagaimana tidak? Anggota geng motor terkadang membuat brutal hingga melukai orang lain. Hal itulah yang terkadang meresahkan masyarakat.

Dilansir dari Detik.com, sepanjang tahun 2012 Polda Metro Jaya mencatat sedikitnya ada 9 aksi kekerasan yang berkaitan dengan geng motor. Aksi pengeroyokan dan kekerasan lain yang dilakukan oleh anggota geng motor itu menewaskann beberapa orang. Data Indonesia Police Watch mengungkapkan setiap tahun lebih dari 60 orang tewas karena ulah geng motor.

Baru-baru ini (13/5), kasus geng motor kembali menjadi sorotan dengan tertangkapnya geng motor pimpinan Klewang di Pekanbaru, Riau. Klewang dan anggota geng motor yang dipimpinnya ditangkap dan dijadikan tersangka kasus pemerkosaan, penganiayaan, dan perampasan. Hingga saat ini, kasus tersebut masih terus ditindaklanjuti.

Tertangkapnya Klewang dan anggota geng motor yang dipimpinnya itu menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Hingga saat ini masih adanya beberapa geng motor yang berkeliaran. Tindakan aparat kepolisian nampaknya tidak membuat para anggota geng motor jera hingga terus melanjutkan aksinya.

Sebaiknya, aparat kepolisian  mencontoh negara Paman Sam yang bisa mengatasi kasus geng motor di negaranya sendiri. FBI mengakui bahwa para geng motor menggunakan cara lebih canggih dan terorganisir. Namun, FBI menemukan cara dan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Apa yang dilakukannya?

Berikut cara menghadapi geng motor ala Amerika:

1. Membentuk satuan tugas pengamanan jalan

Untuk menghadapi geng motor, FBI membentuk satuan tugas pengamanan jalan (Violent Gang Safe Streets Forces) sebanyak 160 unit di seluruh negara bagian di Amerika.

2. Bekerja sama secara efektif

FBI bekerja sama secara efektif berbagi informasi intelijen dan mengurangi birokrasi. Selain itu, FBI juga melipat gandakan upaya membongkar jaringan tersebut dengan cara intelijen berbasis kemitraan dan penyelidikan dengan teknik terbaru.

3. Membekali petugas dengan teknologi ETI

ETI (Teori Enterprise Investigasi) yang memungkinkan petugas melakukan proses penyelidikan dan investigasi akurat dan tidak terbatas. Cara yang dilakukan ini untuk memperoleh akses analisis keuangan dan penyadapan.

Ist

Ist

4. Menjamin upaya lembaga penegak hukum

Amerika menjamin upaya lembaga penegak hukum atau satuan petugas pengaman jalan untuk mengejar dan mengadili para gengster secara efektif berdasarkan peraturan yang berlaku dalam konstitusi.

5. Menyiapkan tempat pengaduan

Menyiapkan tenpat pengaduan on line kepada masyarakat. Masyarakat bisa terhubung langsung kepada NGIC.

6. Berkomunikasi dan koordinasi

Menjalin komunikasi dan koordinasi antara penyidik federal dengan lembaga penegak hukum setempat untuk mengatsi kejahatan kekerasan atau ulah para geng motor.

7. Membagi-bagi Intelijen

Berbagi Intelijen untuk memerangi Gangs Transnasional dengan beberapa negara.

8. Memberitahukan ciri-ciri geng motor yang dilarang

FBI menyampaikan atau memberitahukan tanda-tanda khusus para geng motor yang dilarang. Misalnya, bertato, memakai rompi, atau memakai lambang-lambang lainnya.

9. Menerbitkan kartu toolkit

Kartu toolkit ini untuk orangtua dan polisi agar mengenal sejak awal jika ada tanda-tanda anak atau warga yang terlibat geng motor.

10. Merumuskan daftar geng motor

FBI juga merumuskan daftar geng motor yang masuk kategori kriminal yang dianggap berpotensi mengganggu keamanan masyarakat Amerika Serikat.

Itulah cara menghadapi geng motor ala Amerika. Mengapa Indonesia tak menggunakan metode yang dilakukan negara tersebut? Dengan melakukan cara tersebut, mungkin saja geng motor yang marak di Indonesia segera teratasi. (NR)

Comment di sini