Ingin ke Dakar, Malah Mendarat di Dhaka

by
May 20th, 2013 at 10:41 am
Brecorder

Brecorderurkish airlines

Los Angeles (CiriCara.com) – Pasangan asal Los Angeles, AS,  Sandy Valdiviseo dan suaminya Triet Vo berencana terbang ke Dakar di Senegal dengan menggunakan Turkish Airlines . Namun, mereka malah mendarat di Dhaka, ibukota Banglades.

Menurut laporan Los Angeles Times, kekeliruan ini terjadi karena kode bandara untuk penerbangan menuju kedua kota tersebut membuat orang bingung. Kode untuk Dakar adalah DKR, sedangkan untuk Dhaka adalah DAC.

Kronologi kejadian unik ini berawal dari transit di Istanbul, Turki. Setelah tiba di bandara Istanbul, pasangan tersebut segera beralih ke penerbangan lain untuk menuju Dakar.

Tetapi mereka tidak sadar bahwa pesawat yang mereka tumpangi sebenarnya menuju Dhaka. Mereka baru tahu bahwa mereka salah pesawat ketika melihat peta rute penerbangan saat pesawat terbang di kawasan Timur Tengah.

Valdivieso mengungkapkan, ketika pramugari mengatakan bahwa mereka menuju Dhaka, mereka yakin itulah cara orang mengatakan “Dakar” dengan aksen Turki.

Ketika tiba di Banglades, mereka segera menginformasikan kesalahan ini ke Turkish Airlines dan mereka berusaha untuk diterbangkan ke Senegal.

Namun pihak maskapai bersikeras untuk melacak catatan pemesanan awal sebelum memutuskan bahwa ada kekeliruan dan menerbangkan pasangan tersebut ke Afrika Barat, 12 jam setelah mereka mendarat di Banglades.

Bagasi mereka tiba di Senegal dua hari sesudahnya.

Insiden ini sebenarnya terjadi pada Desember 2012, namun baru mendapatkan sorotan media setelah pasangan itu berjuang keras untuk mendapatkan kompensasi.

“Saya sudah menelepon mereka (Turkish Airlines) tiap Jumat selama 4 bulan terakhir,” ungkap Valdivieso.

“Mereka mengatakan bahwa kasus kami akan ditinjau ulang dan mereka akan menghubungi kami. Tapi tak ada kabar.”

Juru bicara Turkish Airlines sendiri sudah mengeluarkan pernyataan yang berisi permohonan maaf atas insiden tersebut. Pasangan tersebut telah diberi tiket penerbangan ekonomi gratis ke mana pun.

(hp)

Los Angeles Times

Comment di sini