Corat-coret Seragam, Siswa Akan Didenda Rp 250 Ribu

by
May 24th, 2013 at 3:21 pm

Ternate (CiriCara.com) – Upaya untuk menjaga ketertiban dan keamanan jelang pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat SMA sederajat terus digalakan. Di Kota Ternate, Maluku Utara, semua sekolah SMA sederajat telah sepakat menerapkan denda Rp 250 ribu untuk siswa yang melakukan aksi corat-coret seragam.

Antara.com

Antara.com

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Ternate Mochdar Din menuturkan, tidak hanya denda saja yang akan diberikan kepada siswa yang melanggar. Tapi, pihak sekolah juga akan menahan ijazah siswa yang merayakan kelulusan dengan cara mabuk-mabukan.

“Ditahan ijazahnya oleh sekolah selama enam bulan,” kata Mochdar.

Selain itu, seluruh kepala sekolah SMA sederajat di Kota Ternate juga sepakat untuk mengumumkan hasil UN pada Jumat (24/5/2013) sore hari, pukul 17.00 WIT. Hal ini bertujuan agar para siswa tidak menggelar aksi konvoi sepeda motor.

Mochdar juga menyampaikan bahwa ancaman denda serta penahanan ijazah itu sudah disampaikan kepada para siswa dan orangtua. Untuk mencegah aksi corat-coret seragam, pihak sekolah di Ternate juga akan mewajibkan semua siswa mengikuti zikir bersama sebelum pengumuman UN.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Maluku Utara, tingkat kelulusan SMA sederajat di Ternate tahun pelajaran 2012-2013 sebesar 96,25 persen. Angka tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 99 persen lebih.

Selain Ternate, Kota Jakarta juga melakukan aksi pencegahan yang serupa. Gubernur DKI Jakarta Jokowi mengimbau agar para siswa memakai baju adat saat akan menerima pengumuman Ujian Nasional. Hal ini diharapkan bisa mencegah aksi corat-coret seragam dan fasilitas umum di Jakarta.

(YG)

Comment di sini