DPRD DKI Jakarta Ancam Lengserkan Jokowi

by
May 24th, 2013 at 11:31 am

Jakarta (CiriCara.com) –  Terkait pro dan kontra Kartu Jakarta Sehat (KJS), anggota DPRD DKI Jakarta dikabarkan sedang menggalang interpelasi terhadap Jokowi, Gubernur DKI Jakarta.

Tempo

Tempo

Diberitakan oleh Merdeka.com, hingga kini sudah ada sekitar 30 anggota DPRD yang mengumpulkan tanda tangan dan menggunakan hak interpelasi yang berhubungan dengan penggunaan hak interplasi terkait kasus pengunduran diri 16 rumah sakit dari pelayanan KJS.

“Sebenarnya DPRD ini sudah menggulirkan hak interpelasi, sudah lebih dari 30 anggota tanda tangan. Kalau ini terus bergulir, ini bisa menjadi peristiwa politik pertama di DKI. Jokowi terancam di-impeachment,” ujar anggota Komisi E DPRD dari Partai Golkar, Asraf Ali dalam rapat dengar pendapat Komisi E DPRD dengan Dinas Kesehatan dan 16 Rumah sakit di Gedung DPRD Jakarta, Kamis 23 Mei 2013 seperti dikutip oleh sumber berita.

Pemda DKI bereaksi terhadap pandangan dari DPRD DKI Jakarta itu. Dien Emawati selaku Kepala Dinas Kesehatan mengatakan bahwa dalam waktu tiga minggu ini pihaknya akan menyelesaikan perbaikan tarif. Tarif diduga membuat resah 16 rumah sakit yang berencana mengundurkan diri dari KJS.

“Tapi balik lagi tarif, tarifnya terlalu kecil. Mudah-mudahan dalam tiga minggu kita punya rumusan itu,” kata Dien, masih kepada sumber yang sama.

Dalam pekan ini, layanan kesehatan pengguna KJS dalam sempat terganggu karena kabar mundurnya 16 rumah sakit swasta dari program KJS. Rumah sakit yang mengundurkan diri itu antara lain RS MH Thamrin, RS Admira, RS Bunda Suci, RS Mulya Sari, RS Satya Negara, RS Paru Firdaus, RS Islam Sukapura, RS Husada, RS Sumber Waras, RS Suka Mulya, RS Port Medical, RS Puri Mandiri Kedoya, RS Tria Dipa, RS JMC, RS Mediros, dan RS Restu Mulya.

Namun belakangan, keenambelas rumah sakit yang mengundurkan diri tersebut telah mendukung kembali program Jokowi untuk masyarakat Jakarta tersebut. (RN)

Comment di sini