Alasan Kenapa Jokowi Golput di Pilgub Jateng

by

Jakarta (CiriCara.com)Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang digelar kemarin, Minggu, 26 Mei 2013 tidak diikuti oleh mantan WaliKota Surakarta, Joko Widodo atau Jokowi yang kini sudah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ist.

Ist.

Dilansir dari Tempo.co, nama Jokowi masih terdaftar sebagai warga Surakarta yang beralamat di Jalan Ahmad Yani nomor 331, Tirtoyoso, RT 4 RW 13, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo. Fakta ini juga dibenarkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surakarta, Didik Wahyudiono.

“Kalau masih tercantum di DPT (daftar pemilih tetap), berarti masih sah sebagai pemilik hak suara di pilgub Jateng,”  katanya, Minggu, 26 Mei 2013.

Salah satu syarat utama bagi pemilih agar tercantum sebagai DPT adalah dengan memiliki kartu keluarga setempat yang belum dicabut.  Jokowi sendiri tercatat sebagai warga Solo dengan nomor NIK/KTP 3372052106610006. Petugas validasi tidak berani mencoret nama Jokowi karena belum dicabut dari DPT.

Meski sudah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi masih bisa mencoblos dui TPS manapun di provinsi Jawa Tengah setelah dua minggu sebelum pencoblosan mengurus formulir A 8. Namun Jokowi tidak hadir di TPS 22 tempatnya terdaftar sebagai pemilih kini. Dengan kata lain, Jokowi tidak menggunakan hak pilihnya atau golput.

Sedangkan menurut Toto Saronto selaku Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara di TPS 22 mengaku Jokowi adalah satu daru 417 pemilih terdaftar yang tidak datang ke TPS. Jokowi belum memberi keterangan apapun soal ketidakhadirannya.

Dari seluruh keluarga Jokowi yang berada di Solo, hanya Sujiatmi, ibu Jokowi dan anak keduanya, Kahiyang Ayu yang menggunakan hak pilihnya. Anak pertama dan ketiga Jokowi juga tidak hadir di TPS.

Menanggapi ketidakhadiranannya di TPS, Jokowi berkata bahwa ia sudah menjadi warga Jakarta sehingga tidak ikut mencoblos di TPS dekat rumahnya di Solo.

Saya sudah KTP Jakarta,” ujarnya kepada sumber berita yang sama. (RN)


comments powered by Disqus