Dipolisikan, Farhat Abbas Terancam Batal Jadi Caleg Demokrat

by
May 27th, 2013 at 4:48 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Mulutmu harimaumu. Setidaknya  dulu Farhat Abbas harus belajar pepatah itu sebelum menulis kicauan di situs jejaring sosial, Twitter.

Dilansir dari Detik.com, Farhat Abbas yang juga merupakjan Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Demokrat mendapat status tersangka atas kasus pencemaran nama baik setelah menjelek-jelekkan Ahok.

Tabloid Bintang

Tabloid Bintang

Karena kasus hukum ini, sesuai dengan pakta integritas maka Farhat Abbas harus mundur dari daftar Caleg Partai Demokrat.

“Masalah itu biarkan pengurus DPP yang memutuskan, tapi sebagai kader, pakta integritas harus berlaku untuk semua. Mau caleg, pengurus, kalau tersangka harus mundur,” kata politikus PD, Gede Pasek Suardika, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 27 Mei 2013.

Menurut Pasek, semua kader Partai Demokrat harus menyetujui pakta integritas yang telah menjadi kesepakatan bersama termasuk Farhat Abbas. Meski baru saja berniat menjadi kader Partai Demokrat, kini ia harus mundur dari rencana pencalegannya itu.

Beberapa waktu lalu, Farhat menjadi bahan cacian di Twitter setelah ia menulis kicauan bernada SARA terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok lewat akun Twitter-nya @farhatabbaslaw:

Ahok protes, Dasar Ahok plat Aja diributin! Apapun plat nya tetap Cina!

Sejak itu, Farhat Abbas menjadi perbincangan di dunia maya dan berbagai media. Ia lalu dilaporkan oleh tokoh masyarakat, Anton Medan dan juga Ramdan Alamsyah yang mewakili Komunitas Intelektual Masyarakat Betawi (KIMB).

Menurut sumber berita, laporan resmi Farhat Abbas bernomor LP/82/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 10 Januari 2013, Farhat dilaporkan atas tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU ITE jo Pasal 4 jo 16 UU No 40 tahun 2008. Anton Medan juga melaporkan Farhat dalam laporan resmi bernopol LP/86/I/2013/PMJ/Ditreskrimsus dengan tuduhan Pasal 28 ayat (2) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.(RN)

Comment di sini