Kelamin Dipotong, Abdul: Siapa yang Mau Sama Gue?

by
May 27th, 2013 at 3:28 pm

Abdul MuhyiJakarta (CiriCara.com) – Abdul Muhyi, pria berusia 21 tahun asal Depok sangat kesal lantaran kelaminnya dipotong oleh Neng Nurhasanah (NN), 22 tahun. Meski NN mengaku khilaf, Abdul masih tetap saja belum memaafkannya.

Pemotongan kelamin itu terjadi pada Selasa (14/5/2013), sekitar pukul 04.30 WIB dinihari. Saat itu, Abdul dan NN memang sudah berjanji untuk bertemu. Mereka pun sempat pergi jalan-jalan dan bercumbu di dua tempat.

Setelah itu, Abdul kemudian mengantarkan NN ke tempat awal mereka bertemu. Namun, NN menolak untuk turun dari sepeda motor yang dikendarai Abdul. Perempuan asal Tangerang itu hanya mau turun jika Abdul mau memperlihatkan kelaminnya.

“Saya nggak mau pulang sebelum lihat (kelamin) punya kamu,” kata Abdul menirukan permintaan NN, seperti dikutip dari detik.com, Senin (27/5/2013).

Abdul mengaku sempat menolak permintaan NN tersebut. Apalagi, sebelumnya Abdul sudah menuruti ajakan NN untuk bersetubuh di sebuah toilet masjid. “Emang nggak puas apa kamu?” tuturnya.

Karena NN tetap memaksa, akhirnya Abdul pun luluh juga. Mereka berdua kemudian mencari tempat yang sepi hingga akhirnya menemukan sebuah kantin di sekitar Universitas Pamulang (Unpam). “Saya juga sudah cape dari malam, ya udahlah ikutin saja,” kata Abdul.

Setelah menuruti permintaan NN, Abdul pun kaget saat mendapati alat kelaminnya itu sudah terpotong. “Emangnya kagak mikir apa kalau misalnya dipotong, siapa yang mau sama gue?” kata Abdul kepada NN saat kejadian.

NN, pemotong kelamin Abdul Muhyi memakai jilbab. Foto: Tribunnews.com

NN, pemotong kelamin Abdul Muhyi memakai cadar. Foto: Tribunnews.com

Abdul juga menuturkan bahwa NN yang mengaku bernama Umay mengatakan bahwa dirinya tidak sengaja. Abdul pun sempat bingung, apalagi dirinya tidak merasa kesakitan saat NN memotong kelaminnya. Abdul baru sadar saat melihat darah keluar dari kelaminnya.

“Kamu ngelakuin apa May (NN)? ‘Saya juga nggak tahu, saya khilaf’,” tutur Abdul menirukan perkataan NN.

Menurut Abdul, NN sempat mengaku akan bertanggungjawab. Namun karena sudah bercucuran darah, Abdul pun akhirnya memutuskan untuk pergi ke puskemas terdekat seorang diri dengan menggunakan sepeda motornya.

“Dia bilang iya ntar saya yang tanggung jawab. Dari situ saya sempat jatuh juga di situ,” jelas Abdul.

Atas perbuatannya itu, NN saat ini terancam hukuman 5 tahun penjara. Meski pihak NN sudah menawarkan agar Abdul dinikahkan, pihak Abdul tetap meminta agar NN diproses secara hukum. (YG)

Comment di sini