Kronologi Hilangnya Ketua DPRD Solok

by
May 29th, 2013 at 5:08 pm
Ist

Ist

Padang (CiriCara.com) – Hingga saat ini, sebanyak 21 orang dari rombongan napak tilas Ketua DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat belum ditemukan setelah pencarian yang dilakukan pada Selasa (28/5/2013) pagi hari.

Orang-orang yang hilang merupakan bagian dari rombongan yang semula beranggotakan 40 orang. Satu di antara mereka yang belum ditemukan adalah Ketua DPRD Solok, Syafri Datuak Siri Marajo.

Pada Sabtu (25/5/2013), rombongan ketua DPRD Kabupaten Solok, Sumatera Barat bersama anggota lainnya tengah melakukan napak tilas dari Solok menuju Padang. Rombongan yang berangkat dari Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok seharusnya sampai di padang pada hari Minggu (26/5/2013).

Akan tetapi, pada saat itu belum juga ada rombongan yang datang dan panitia mulai merasa cemas. Berdasarkan informasi dari korban yang selamat, di tengah perjalanan mereka terpecah menjadi tiga rombongan karena dihadang hujan deras. Mereka juga terpencar setelah dalam perjalanan dihadang sungai yang berarus deras.

Dilansir dari Okezone.com, Bupati Solok, Syamsul Rahim mengatakan bahwa acara napak tilas itu bukan kegiatan kedinasan. Namun bersama warga Nagari Kota Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok.

“Rombongan napak tilas ini tidak ada pemandu yang menguasai alam tersebut, sehingga mereka tersesat,” ujar Syamsul kepada Okezone.com. Selain itu, mereka juga tidak dilengkapi sarana komunikasi dan hanya mengandalkan ponsel saja.

Syafri pergi dikarenakan ajakan warga sekaligus untuk memimpin rombongan. Selain pergi bersama warga setempat, Syafri juga bersama anggota DPRD dan Staf Dinas Kehutanan.

Pada Senin pagi (27/5/2013), Ketua DPRD Solok menelepon sang istri dan mengatakan bahwa dirinya sudah berada di puncak yang tinggi, di mana dari lokasi itu terlihat Kota Padang.

Dilansir dari Antaranews.com, Komandan Batalion 133 Padang, Letkol (Inf) Rekyoso mengatakan bahwa dari 21 orang yang hilang di kawasan Bukit Barisan Solok, ada enam orang yang mengalami cedera berat.

Terakhir, dikabarkan bahwa puluhan rombongan napak tilas lainnya mengalami cidera berat, luka-luka, dan kelelahan. Hingga saat ini juga, Ketua DPRD yang memimpin rombongan tersebut belum ditemukan. (NR)

Comment di sini