Alasan Kenapa Wiranto Makamkan Anaknya di Afrika Selatan

by
May 30th, 2013 at 4:21 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Almarhum Zainal Nur Rizky, anak ketiga Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto meninggal dunia di Afrika Selatan.

Setelah meninggal dunia, Zainal langsung dikuburkan di pemakaman umum muslim di Lenasia, Johannesburg, Afrika Selatan.  Jenazah anak bungsu Wiranto dimakamkan di negara tersebut karena ada beberapa alasan.

VIVAnews

VIVAnews

Wiranto mengatakan bahwa kendala pertama adalah letak Johannesburg sangat jauh dari Indonesia. Di daerah tersebut tidak ada pesawat terbang yang langsung bisa membawa jenazah Zainal langsung ke Indonesia sehingga dikhawatirkan jenazah akan terlalu lama untuk dimakamkan.

“Kalau kelamaan tidak baik, harus dibalsem lagi, rute pesawat terbang yang gampang pun sulit, di sana tidak ada lapangan terbang,” kata Wiranto kepada sumber berita, Merdeka.com.

Wiranto juga mengaku belum tahu izin pengembalian jenazah di sana sehingga dikhawatirkan tidak bisa keluar.

“Kalau kami paksakan ke Tanah Air, perlu usaha ekstra keras, dan kami tidak tahu bagaimana izin pengembalian jenazah di sana, bisa keluar apa tidak. Akhirnya, kami putuskan, sebagai umat Islam, lebih baik dimakamkan di sana, jadi di manapun dimakamkan tidak masalah.”

Menurut Wiranto, di Johannesburg, Zainal sudah dimakamkan oleh keluarganya karena Zainal juga baru menikah dengan seorang mahasiswi Indonesia yang bersekolah di Perguruan Tinggi Ilmu Agama Islam Darul Uloom Zakariyya bernama Salsabila. Zainal dan Salsa baru menikah pada tanggal 13 Maret 2013.

“Dia (Salsa) orang Indonesia yang juga sekolah di sana. Anak pilot yang biasa di penerbangan internasional. Di sana, juga ada mertuanya,” kata Wiranto lagi.

Zainal adalah anak bungsu Wiranto yang pernah bersekolah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dengan mengambil jurusan Hubungan Internasional. Setelah dua semester, Zainal kembali ke Jakarta dan memutuskan untuk belajar Agama Islam di Darul Uloom Zakariyya, Johannesburg, Afrika Selatan.

Wiranto mengatakan bahwa anak-anak dari seluruh dunia di perguruan tinggi tersebut dididik untuk mendalami Alquran dan Islam. Namun setelah terserang penyakit demam tinggi beberapa hari lalu, Zainal dipanggiil Yang Maha Kuasa karena tidak lagi tertolong saat dibawa ke rumah sakit. (RN)

Comment di sini