Jokowi Setuju PNS dan Buruh Wajib Militer

by
June 3rd, 2013 at 9:48 am

Jakarta (CiriCara.com) – Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi mengaku setuju jika PNS dan warga sipil ikut wajib militer. Menurut Jokowi, hal itu bisa bermanfaat untuk meningkatkan pertahanan negara.

Ilustrasi wajib militer. Foto: Ist

Ilustrasi wajib militer. Foto: Ist

“Setuju, dalam rangka pertahanan negara, bagus itu,” kata Jokowi dalam acara pembukaan HUT ke-486 DKI Jakarta di Jakarta Timur, seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (2/6/2013) kemarin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, DPR RI tengah membahas Rancangan Undang-Undang Komponen Cadangan (Komcad) yang salah satunya berisi tentang wajib militer. Mereka yang akan dikenai wajib militer adalah PNS dan buruh atau sipil.

Menurut Hayono Isman, anggota dari Fraksi Partai Demokrat di Komisi I DPR, wacana wajib militer itu dibentuk untuk upaya antisipasi jika sewaktu-waktu Indonesia diserang. Karenanya, wajib militer ini diharapkan bisa meningkatkan pertahanan Indonesia.

Wacana wajib militer itu muncul setelah para anggota dewan melihat referensi dari sejumlah negara, yaitu Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura. Namun, hingga saat ini wacana wajib militer ini masih menjadi kontroversi.

“Pegawai negeri sipil (PNS), pekerja, dan atau buruh yang telah memenuhi persyaratan wajib menjadi anggota komponen cadangan,” demikian isi dari Pasal 8 Ayat 3 RUU Komcad yang membicarakan masalah wajib militer.

Nantinya, Komcad ini akan dipersiapkan untuk membantu TNI dalam menjaga pertahanan jika Indonesia diserang. Bagi siapa saja yang menolak wajib militer ini akan dihukum penjara selama 1 tahun.

Sementara itu, Wakil Komisi I DPR, Tubagus Hasanuddin menilai RUU Komcad pasal 8 itu bersifat diskriminatif. Pasalnya, hanya PNS dan buruh saja yang dikenai wajib militer. “Mengapa untuk artis atau mungkin pengusaha tidak kena wajib militer?” katanya.

Apakah Anda setuju dengan RUU Komcad mengenai wajib militer tersebut? (YG)

Comment di sini