Pesan Terakhir Taufiq Kiemas Sebelum Meninggal Dunia

by
June 10th, 2013 at 10:25 am

Jakarta (CiriCara.com) – Taufiq Kiemas, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meninggal dunia pada hari Sabtu, 8 Juni 2013 di sebuah rumah sakit di Singapura.

Pada saat-saat terakhir hidupnya, Taufiq Kiemas didampingi oleh istrinya, Megawati Soekarnoputri, anak-anak, dan cucu-cucunya. Pramono Anung, wakil Ketua DPR yang juga politisi dari PDI Perjuangan juga berada di dekat almarhum kala itu.

Almarhum Taufiq Kiemas - Ist

Almarhum Taufiq Kiemas – Ist

Kepada sumber berita, Kompas.com, dalam kondisi kritis tersebut, Taufiq sempat menyampaikan pesan terakhirnya sebelum meninggal dunia.

“Beliau sampaikan bahwa kita harus bisa berdamai dengan semua orang, termasuk dengan pemerintahan yang ada,” kata Pramono seperti dikutip oleh sumber berita, Sabtu, 9 Juni 2013.

Menurut Wakil Ketua DPR tersebut, ia sudah sering dinasehati oleh almarhum agar DPR tidak selalu bertentangan dengan pemerintah yang sedang memimpin Indonesia saat ini. Hal ini juga menunjukan bahwa karakter almarhum Taufiq memang berbeda dengan para politisi kebanyakan.

Pramono mengatakan bahwa selama hidup Taufiq selalu mengajak berdamai para politisi untuk menyelesaikan sebuah permasalahan.

Anggota keluarga dan kerabat terdekat dari almarhum mengaku mendapat firasat sebelum kepergian Ketua MPR tersebut. Meski dalam kondisi sakit, Taufiq Kiemas masih saja bersemangat menjalankan tugas terakhirnya saat peringatan Hari Pancasila 1 Juni 2013 lalu di Ende, Nusa Tenggara Timur.

Almarhum Taufiq Kiemas wafat pada Sabtu malam lalu karena penyakit komplikasi yang dideritanya selama ini. Sejak hari Senin, 3 Juni 2013, ia dirawat di rumah sakit di Singapura.

Taufiq meninggal dunia pada usia yang ke-70 tahun dan meninggalkan seorang istri, Megawati Soekarnoputri dan tiga orang anak yaitu Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo, dan Puan Maharani Nakshatra Kusyala.

Comment di sini