3 Partai Besar “Lamar” Jokowi Jadi Capres 2014

by
June 14th, 2013 at 3:09 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Sosok Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi memang mampu menarik perhatian sebagian besar partai politik.

Jokowi ditawari jadi Capres 2014 / Kompas

Jokowi ditawari jadi Capres 2014 / Kompas

Jokowi sangat disegani oleh sebagian besar warga Indonesia karena ia dianggap telah mampu membawa perubahan baru dalam sistem kepemimpinan di Indonesia.

Bahkan dilansir dari Merdeka.com, ada tiga partai besar yang sudah mendekati orang nomor satu di Jakarta itu untuk menjadi Calon Presiden (Capres) 2014.

Hal ini diungkapkan oleh Majalah The Economist edisi 8 hingga 14 Juni 2013.

“Ia telah mengaku kepada teman-temannya, bahwa ada tiga partai politik mendekatinya dan meminta agar mau menjadi calon presiden, dua partai lain meminta untuk jadi calon wakil presiden,” tulis majalah tersebut dalam salah satu kolomnya.

Ditulis dalam majalah tersebut, nama Jokowi memang menonjol. Bahkan kemungkinan besar, kepopuleran Jokowi hanya bisa disaingi oleh Prabowo Subianto. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut mempunyai tingkat elektabilitas tinggi karena berpeluang besar mengendalikan partainya sendiri.

Selain nama Jokowi dan Prabowo, Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan juga meraih kepopuleran sebagai kandidat Capres 2014 terkuat.

Meski menyebut sudah ada tiga partai yang melamar Jokowi namun majalah tidak menulis secara rinci partai mana saja. Namun jika dilihat ke belakang, ada partai-partai besar seperti Partai Demokrat dan PPP yang mengaku secara terang-terangan ingin mengusung Jokowi menjadi Capres 2014.

Pasalnya baik Partai Demokrat maupun PPP sedang menggelar konvensi Capres. Kemungkinan besar, Jokowi diundang dalam konvensi tersebut.

Perwakilan Partai Demokrat sendiri mengatakan bahwa syarat ikut konvensi Partai Demokrat sangat mudah karena kriteria para calon diambil dari tingkat pemahamah para calon tentang visi dan misi Partai Demokrat.

Sementara itu para calon juga harus memiliki elektabilitas dan integritas yang tinggi jika ingin mendaftar kan diri sebagai calon presiden dalam konvensi capres Demokrat.

“Selain survei, tentunya kita juga harus mengenal dengan pasti apa visi misi Partai Demokrat. Dari survei, elektabilitas dan popularitas. Ada juga integritas dan loyalitas,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, Kamis dua pekan lalu, 30 Mei 2013.

Sedangkan alasan PPP menggelar konvensi Capres adalah karena PPP menginginkan Capres baru. Selain Jokowi, PPP mengundang Mahfud MD dan juga Jusuf Kalla.

Partai lain, Partai Gerindra juga dikabarkan sudah membujuk Jokowi agar mau disandingkan dengan Prabowo Subianto namun Jokowi menolak.

Meski sudah mendapat bujuk rayu untuk menjadi Capres 2014 namun sampai saat ini mantan Wali Kota Surakarta tersebut belum menunjukkan minatnya untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia. (RN)

Comment di sini