Nenek Briptu Rani Mengamuk di Sidang Kode Etik

by
June 14th, 2013 at 5:05 pm

Mojokerto (CiriCara.com) – Hari ini, Jumat, 14 Juni 2013, Briptu Rani seharusnya menjalani sidang kode etik di Polda Jawa Timur setelah kurang lebih lima bulan berada di Daftar Pencarian Orang (DPO).

Briptu Rani - Ist.

Briptu Rani – Ist.

Namun sayangnya dalam sidang ini hanya dihadiri oleh Raya Situmeang, ibunda Briptu Rani, neneknya Dermawan Nasution dan adik kandungnya. Briptu Rani sendiri sedang berada di Bandung karena menjalani perawatan akibat jatuh sakit.

Dilansir dari Merdeka.com, sejak keluarga Rani datang di Mapolda Jawa Timur sekitar pukul 10.30 WIB, mereka tampak sangat emosional. Nenek Briptu Rani sendiri terlihat memaki-maki polisi dari jajaran Polres Mojokerto.

“Polisi-polisi preman, saya juga preman, mau apa? Jangan memperlakukan Rani seenaknya,” teriak Dermawan Nasution seperti dikutip oleh sumber berita.

“Pokoknya Rani itu harapan keluarga. Habis sudah harapan saya. Sekarang dia sakit. Kapolres dan AKP Lily harus bertanggung jawab mengobatinya,” teriaknya.

Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho sendiri terlihat tidak hadir dalam sidang kode etik tersebut.

Sedangkan Polda Jawa Timur belum memberi keterangan resmi soal kasus Briptu Rani karena sidang kode etik ini digelar tertutup.

Briptu Rani (25) menghilang dari tugasnya di Polres Mojokerto. Bahkan setelah menghilang banyak isu-isu tak sedap mengenai dirinya termasuk foto syur mirip dirinya yang beredar di tengah masyarakat.

Namun belakangan, Briptu Rani sudah muncul di media dan menjelaskan bahwa selama menghilang, ia menjalani pengobatan. Polwan dengan satu anak itu mengaku telah dilecehkan oleh Kapolres selama bertugas di Mojokerto. (RN)

Comment di sini