RAPBNP 2013 Disetujui, Harga BBM Akan Segera Naik

by
June 18th, 2013 at 9:10 am

Jakarta (CiriCara.com) - Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat yang berlangsung kemarin, Senin, 17 Juni 2013 dari pagi hingga malam akhirnya memutuskan untuk menerima postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013.

Sidang paripurna DPR RI tentang RAPBNP 2013 / Republika

Sidang paripurna DPR RI tentang RAPBNP 2013 / Republika

Diberitakan oleh Merdeka.com, Marzuki Alie selaku Ketua DPR mengaku bahwa mayoritas dari anggota DPR menyetujui RAPBN-P 2013 menjadi UU APBN-P 2013. Hasil voting tersebut menyebutkan bahwa 338 anggota menerima APBN-P 2013 sedangkan 108 anggota lainnya menolak.

Dan inilah hasil voting dalam sidang paripurna RAPBN-P 2013:

Fraksi Hanura: menolak 14, menerima 0

Fraksi Gerindra: menolak 25, menerima 0

Fraksi PKB: menolak 0, menerima 23

Fraksi PPP: menolak 0, menerima 34

Fraksi PAN: menolak 0, menerima 40

Fraksi PKS: menolak 51, menerima 0

Fraksi PDIP: menolak 91, menerima 0

Fraksi Golkar: menolak 0, menerima 98

Fraksi Demokrat: menolak 0, menerima 143

Dengan persetujuan RAPBN-P 2013 itu maka harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan akan naik dalam waktu dekat ini. Pengumuman kenaikan harga BBM akan segera dilakukan oleh pemerintah.

Sedangkan Menteri Keuangan, Chatib Basri menyebutkan jika harga BBM tidak dinaikan makan beban subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2013 bisa mencapai Rp. 297 triliun. Namun jika dinaikkan, subsidi BBM dalam APBN Perubahan 2013 hanya berkisar di Rp 199 triliun.

“Kalau tidak dinaikkan jadi Rp 297 triliun subsidinya. Jadi kalau kita menaikkan ini, itu kita membuat subsidinya naik dari Rp 193 ke Rp 199 triliun, hanya Rp 6 triliun. Kalau pemerintah tidak menaikkan itu akan naik dari Rp 193 triliun ke Rp 297 triliun,” jelas Chatib kepada sumber berita.

Jika harga BBM naik maka harga bensin premium akan berubah menjadi Rp. 6.500 per liter sedangkan solar akan dijual dengan harga Rp. 5.500 per liter. (RN)

Comment di sini