Cara Agar Tak Menjadi Korban Pencurian di Bandara

by
June 19th, 2013 at 1:55 pm
Menunggu barang di conveyor belt - Ist

Menunggu barang di conveyor belt – Ist

CiriCara.com – Kasus pencurian di bagasi pesawat nampaknya masih terus ada. Belum lama, pada 4 Juni 2013 penumpang pesawat Lion Air, Abdi Nurkamil Mawardi kehilangan sejumlah barang berharga yang disimpannya di dalam tas.

Dilansir dari News.Viva.co.id, penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 711 jurusan Pontianak-Jakarta-Padang mengatakan bahwa sejumlah barang yang hilang itu disimpan di dalam tas yang terkunci dan disimpan di dalam bagasi.

Lalu bagaimana bisa pencurian barang berharga itu terjadi?

Dilansir dari Tempo.co, Kepolisian resor Bandara Soekarno-Hatta mensinyalir pencurian terhadap bawaan penumpang di bagasi dilakukan pada saat barang-barang itu hendak dimasukkan ke dalam pesawat.

Para pelaku pencurian merusak tas dan mencuri barang berharga yang ada di dalamnya. Tak sedikit juga yang bekerjasama dengan petugas x-ray.

Untuk  menghindari pencurian tersebut, bukan hanya kewaspadaan saja yang perlu Anda miliki. Ada beberapa hal penting lainnya yang perlu Anda lakukan agar tak menjadi korban selanjutnya.

Dilansir Detik.com, berikut cara agar tak menjadi korban pencurian di bandara:

1. Jangan menyimpan barang berharga di bagasi

Alangkah baiknya segala jenis barang berharga, seperti perhiasan, uang, dan berbagai barang elektronik lainnya di bawa saja ke kabin pesawat. Tak ada peraturan yang melarang Anda untuk membawa barang berharga ke kabin pesawat.

2. Wrapping bagasi

Barang di conveyor belt - Ist

Barang di conveyor belt – Ist

Cara aman lain agar tak menjadi korban pencurian di bandara adalah dengan membungkus tas atau koper (wrapping). Hal ini bisa mencegah pencurian, namun Anda perlu mengeluarkan biaya ekstra. Dicuplik dari Detik.com, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP CH Patoppoi mengatakan, “Sebaiknya penumpang membungkus kopernya dengan plastik yang disediakan di bandara.”

Pembungkusan dengan plastik yang disebut juga dengan wrapping bisa mencegah tindakan pencurian di bandara saat tas diletakkan di bagasi. Dengan mengeluarkan uang Rp. 30.000 – Rp. 35.000 Anda sudah bisa mendapatkannya.

3. Waspada saat di conveyor belt

Alangkah baiknya Anda tetap selalu waspada saat menunggu bagasi di conveyor belt atau ruang tunggu bagasi. Terungkap kasus di kepolisian bahwa ada sejumlah oknum yang memanfaatkan kelengahan penumpang saat menunggu barang-barangnya di conveyer belt. Untuk itu, tetap perhatikan semua barang bawaan Anda saat sedang menunggu bagasi di conveyor belt.

4. Jangan pakai tas resleting saja

Pencurian barang-barang berharga bisa saja dilakukan pelaku dengan cara merusakresleting tas. Untuk menjaga keamanan barang-barang berharga, sebaiknya Anda pilih koper yang memiliki kode yang hanya bisa diketahui oleh Anda saja.

Saat mengambilnya di conveyer belt, Anda harus langsung mengecek isi di dalam tas tersebut. Jangan mengeceknya saat berada di luar bandara atau rumah. Jika ada tanda-tanda mencurigakan, seperti tas menjadi rusak, maka Anda bisa segera menghubungi petugas bandara atau maskapai yang bersangkutan.

Itulah cara agar tak menjadi korban pencurian di bandara. Bagaimanapun juga, Anda harus selalu waspada dengan barang-barang bawaan saat berada di bandara, khususnya bagi yang suka berpergian menggunakan pesawat terbang. Selain itu, perhatikan juga tips di atas agar Anda tak menjadi korban selanjutnya saat di bandara. (NR)

Comment di sini