Dana BLSM Dinilai Tak Cukup untuk Rakyat Miskin

by
June 20th, 2013 at 9:20 am

Jakarta (CiriCara.com) – Awal pekan ini, Senin, 17 Juni 2013, DPR RI telah mengesahkan APBN-P 2013 lewat voting yang digelar dalam rapat paripurna selama seharian.

Dengan adanya kenaikan itu, pemerintah juga sudah menyiapkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebesar Rp. 150.000 per kepala keluarga yang tidak mampu per bulan.

Kenaikan harga BBM susahkan rakyat miskin / Antara

Kenaikan harga BBM susahkan rakyat miskin / Antara

Berdasarkan hasil rapat Kementerian Keuangan dengan Badan Anggaran DPR disepakati jika BLSM nantinya disalurkan kepada 15,5 juta rumah tangga. Jika satu keluarga terdiri dari empat orang maka akan ada 62 juta orang yang menikmati BLSM.

Dana BLSM tersebut akan diberikan selama empat bulan berturut-turut mulai dari bulan Juni hingga September. Dana tersebut akan diberikan sekali per dua bulan.

Periode pertama, dana akan dikucurkan pada bulan Juli sebesar Rp. 300.000 dan jumlah yang sama akan diberikan pada bulan September 2013.

Jumlah Rp. 150.000 sudah dihitung berdasarkan garis batas kemiskinan (poverty line) yang ditetapkan sebesar USD 1,25 per hari atau Rp. 450.000 per bulan.

“Jadi, kalau tiap orang dapat Rp 150.000, artinya didapat 30% dari poverty line. Kalau dapat tambahan income 30%, dia bisa cover porsi konsumsi terhadap makanan. Tapi, jumlah ini tidak cukup besar untuk membuat orang menjadi malas. Kalau terlalu besar, orang akan berhenti kerja. Ada studi, tidak ada evidence (bukti) orang berhenti kerja karena terima BLSM,” kata Chatib Basri, Menteri Keuangan, kepada sumber berita, Merdeka.com.

Menurutnya, pmberian BLSM Rp. 300.000 tersebut tidak akan membuat masyarakat menjadi malas dan berhenti bekerja. Dengan bantuan BLSM itu, sekitar 25% masyarakat Indonesia tidak akan terganggu dengan kenaikan harga BBM.

Faktnya, jika jumlah uang tersebut dinilai secara riil maka jumlah yang diterima tidak akan membantu masyarakat keluar dari garis kemiskinan. Harga barang-barang kebutuhan pokok yang diperlukan oleh masyarakat perlahan-lahan sudah naik sejak Selasa, 18 Juni 2013 kemarin meski pemerintah belum mengumumkan secara resmi tentang kenaikan harga BBM. (RN)

Comment di sini