8 Pernyataan Persib Terkait Insiden Pelemparan Bus

by
June 24th, 2013 at 8:52 am
Persija vs Persib

Persija vs Persib – Ist

Bandung (CiriCara.com) – Insiden pelemparan bus yang ditumpangi pemain dan ofisial tim Persib yang terjadi pada Sabtu (22/6) sekitar pukul 13.45 WIB di depan Hotel Kartika Chandra, Jakarta, semakin membuat hubungan antara Bobotoh dan The Jak semakin renggang.

Persib sedianya akan melakoni pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, namun karena insiden tersebut tim Maung Bandung urung datang ke stadion.

Sopir bus yang awalnya mengarahkan para pemain dan ofisial menuju stadion akhirnya memilih masuk ke jalan tol untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bus pun akhirnya kembali ke Bandung sehingga pertandingan batal digelar.

Namun ketidakhadiran Persib tidak membuat Panitia Pelaksana dan Pengawas Pertandingan Liga Indonesia membatalkan laga. Hingga berita ini ditulis, status pertandingan Persija vs Persib masih belum ditentukan.

Baca juga: Jokowi Komentari Insiden Pelemparan Bus Persib

Terkait dengan insiden pelemparan bus ini, pihak Persib yang diwakili Dirut PT Persib Bandung Bermartabat Glen Sugita mengeluarkan 8 pernyataan yang dilansir Persib.co.id. Berikut adalah 8 pernyataan resmi Persib yang turut menyinggung aksi oknum Bobotoh Persib yang melakukan sweeping terhadap mobil berplat B.

1. Persib mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh ofisial dan anggota tim.

2. Persib menyatakan penyesalan atas penyerangan oleh kelompok liar dan meminta jajaran Polda Metro Jaya mengusut dan menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

3. Persib protes keras dan mempertanyakan minimnya pengamanan yang tersedia, padahal pengalaman menunjukkan pertandingan PERSIB vs Persija selalu membutuhkan pengamanan maksimal.

4. Persib mempertanyakan pelecehan nilai Fair Play oleh mereka yang menebarkan teror dan rasa takut dalam sepakbola Indonesia, sehingga mengesankan ingin meraih kemenangan dengan segala cara.

5. Persib meminta agar PT Liga Indonesia menggelar ulang pertandingan PERSIB vs Persija putaran ke-2 ISL musim 2013 di kota yang netral dengan jaminan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pihak, baik penyelenggara, tim peserta, penonton di stadion dan masyarakat sekitar tempat pertandingan.

6. Meminta Bobotoh jangan melakukan sweeping terhadap mobil nomor polisi B karena mereka adalah tamu di Kota Bandung yang harus dihormati.

7. Pelaku penyerangan adalah pengecut yang tidak mungkin berani datang ke Bandung. Dengan demikian, Bobotoh harus tunjukan sifat ksatria dan beradab.

8. Meminta maaf kepada warga yang telah mengalami kerusakan kendaraan bermotor akibat tindakan beberapa oknum yang mengaku Bobotoh tapi tidak bertanggung jawab.

(hp)

Comment di sini