Kronologi Penyerangan Bus Persib Bandung

by
June 24th, 2013 at 9:14 am

Jakarta (CiriCara.com) – Bus rombongan Persib Bandung menjadi korban penyerangan sejumlah orang tidak dikenal saat dalam perjalanan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (22/6/2013). Saat itu, Persib dijadwalkan akan bertanding melawan tuan rumah Persija Jakarta.

bus persib diserang, bus persib dilempari batu

Kondisi bus rombongan Persib Bandung yang dilempari batu – Republika.co.id

Sabtu (22/6/2013) sekitar pukul 13.45 WIB, rombongan Persib berangkat ke SUGBK dengan menumpang bus berplat nomor K 1405 H. Bus rombongan Persib tiba-tiba saja dicegat oleh sekelompok orang yang jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan orang.

“Dari jalanan sepanjang 300 meter setelah keluar hotel sudah banyak berkerumun orang berpakaian hitam dan beberapa memakai atribut The Jak,” ucap Zhiyan, salah satu wartawan yang ikut dalam rombongan Persib, seperti dikutip dari Liputan6.com, Senin (24/6/2013).

Menurut Zhiyan, sekelompok orang tersebut langsung melempari bus dengan menggunakan sejumlah batu. Mereka terus menyerang dari sisi kiri bus. Tidak hanya itu, mereka juga melempari bus dengan bom molotov.

“Bagian belakang bus hampir saja terbakar terkena lemparan bom molotov,” ujar Zhiyan.

Mendapatkan serangan dari orang yang tidak dikenal, bus rombongan Persib pun memutuskan untuk langsung masuk ke jalan tol. Manajer Persib, Umuh Muchtar pun meminta supir bus melaju ke arah tol Bandung untuk menghindari massa.

“Pak Umuh bilang kita langsung ke Bandung dan lurus saja,” tutur Zhiyan.

Akibat penyerangan itu, kondisi bus mengalami kerusakan parah di bagian kiri dan juga kaca bagian depan. Sementara sejumlah pemain Persib Bandung pun mengalami luka ringan. “Kita salah apa? Pemain kita terluka,” kecam Umuh.

Setelah mendapatkan serangan itu, pihak manajemen Persib pun memutuskan untuk tidak kembali ke Jakarta. Pertandingan terpaksa ditunda karena tidak ada yang bisa menjamin keamanan dan keselamatan para pemain Persib Bandung.

“Mau kembali (ke Jakarta) tidak ada jaminan,” tegas Umuh.

(YG)

Comment di sini