Pelaku Pelemparan Bus Persib Belum Pasti The Jak

by
June 24th, 2013 at 10:40 am

Jakarta (CiriCara.com) – Pelaku pelemparan batu ke bus Persib Bandung hingga saat ini masih belum diketahui. Meski sejumlah saksi mengatakan bahwa penyerang tersebut memakai atribut suporter Persija Jakarta (The Jak), pihak The Jakmania membantahnya.

the jak, the jakmania, suporter persija jakarta

The Jakmania – Ist

Menurut Wakil Ketua Umum The Jakmania Richard Ahmad Supriyanto, informasi mengenai identitas pelaku pelemparan masih simpang siur. Pasalnya, informasi yang diberikan oleh saksi masih berbeda-beda.

Seperti diberitakan Kompas.com, Manajer Persib Umuh Muchtar menyatakan bahwa pelaku penyerangan memakai atribut oranye (warna kebesaran suporter Persija/The Jak) lengkap dengan membawa besi dan batu. Sementara, Pelatih Persib Djajang Nurjaman menyebutkan bahwa pelaku tidak berpakaian warna oranye.

“Artinya sampai hari ini juga kita belum jelas, kejadiannya seperti apa, karena itu terjadi radiusnya masih jauh dari stadion,” kata Richard.

Berdasarkan pernyataan Djajang Nurjaman tersebut, Richard pun membantah anggotanya yang telah melakukan penyerangan terhadap bus Persib Bandung. Pasalnya, pelaku berpakaian seperti preman.

“Jadi, tidak benar kalau ada pihak dari Bandung menyatakan yang melakukan itu adalah suporter Persija karena semuanya berpakaian preman,” ujar Richard, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (24/6/2013).

Meski rivalitas The Jak dengan Viking (suporter Persib Bandung) tinggi, Richard tetap yakin bahwa pelaku belum pasti The Jak. Richard pun berharap agar pihak Polda Metro Jaya bisa segera menangkap pelaku penyerangan, agar semuanya bisa semakin jelas.

“Tadi siang pihak Polda menghubungi kami. Kami belum tahu karena belum dapat mengidentifikasi karena pelakunya semuanya berpakaian preman dan hari itu pertandingan tanpa penonton,” jelasnya.

Menurut Richard, rivalitas antar suporter sepakbola memang sudah menjadi hal yang wajar dalam dunia sepakbola khususnya di Indonesia. Ia pun mengungkapkan bahwa pihak Persija juga pernah diserang sewaktu akan bertanding di kandang Persib Bandung.

“Persija main ke bandung, pernah dilempari, dan sebagainya. Tetapi, besoknya Ismed Sofyan dan kawan-kawan tetap bermain,” kata Richard yang terkesan menyindir keputusan Persib Bandung untuk membatalkan pertandingan.

Meskipun demikian, Richard menegaskan bahwa pihak The Jakmania tidak pernah mendukung aksi kekerasan antar suporter. “Kami tidak sepakat jika berakhir dengan kekerasan seperti ini,” tegasnya.

(YG)

Comment di sini