Terkena 2 Pasal, Luthfi Hasan Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

by
June 24th, 2013 at 4:41 pm

(Jakarta) CiriCara.com – Hari ini, 24 Juni 2013 Luthfi Hasan Ishaaq mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjalani sidang perdananya di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Terdakwa kasus suap daging sapi impor ini dijerat dua pasal. Dirinya didakwa diduga terlibat tindak pidana korupsi dan pencucian uang.

Dilansir dari Merdeka.com, Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Avni Carolina, Luthfi selaku anggota DPR-RI Fraksi PKS periode 2009-2014 bersama Ahmad Fathanah pada Januari 2013 melakukan tindak pidana yang patut diduga hadiah agar tidak melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya.
Sidang perdana LHI - Vivanews

Ahmad Fathanah alias Olong menjanjikan uang sejumlah Rp. 1 miliar rupiah dari total Rp. 40 miliar yang dijanjikan untuk Luthfi sebagai janji imbalan pengurusan penambahan kuota impor daging sapi milik Grup Indoguna.

Selanjutnya, terdakwa diduga mempengaruhi para pejabat di Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Suswono agar menerbitkan surat rekomendasi penambahan kuota impor daging sapi sebesar 10 ton milik Grup Indoguna.

Akibat perbuatannya itu, Luthfi Hasan Ishaaq atau LHI dijerat dengan pasal 12 a atau b, dan atau pasal 5 ayat 2, dan pasal atau pasal 11 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Undang-Undang Hukum Pidana.

Selain itu, pria yang mengaku menikahi Darin sebagai istri ketiga ini juga dijerat tindak pidana pencucian uang. Menurut penuntut umum, harta yang dimilikinya tak sesuai dengan profesinya sebagai anggota DPR RI.

Seluruh harta, berupa uang, tanah, rumah, dan kendaraan yang dimilikinya snegaja tidak dilaporkan dalam LHKPN sebelum menjadi dan seduah menjabat sebagai angota DPR RI. Akibat perbuatannya itu, Luthfi terkena pasal 3, dan atau Pasal 4, dan atau pasal 5 Undang-Undang No.15 Tahun 2002 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Akibat terjerat dua pasal tersebut, nampaknya ancaman 20 tahun penjara dan denda minimal Rp. 1 miliar membayangi Luthfi Hasan Ishaaq yang menjadi terdakwa kasus suap daging sapi impor tersebut.

Pada saat persidangan, JPU juga membeberkan hubungan antara Luthfi Hasan dan Ahmad Fathanah. Menurutnya, mereka sudah saling kenal sejak 1985 yangmana keduanya berkenalan di Arab Saudi. (NR)

Comment di sini