KPU: Ada Caleg Model Panas

by
June 25th, 2013 at 11:18 am

Jakarta (CiriCara.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku telah menerima 70 laporan terkait jejak para calon anggota legislatif (caleg). Mulai dari laporan caleg bekas foto model panas hingga caleg yang diduga memalsukan ijazahnya.

pendaftaran caleg

Pendaftaran calon legislatif – Ist

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memproses semua laporan yang telah disampaikan oleh masyarakat. KPU akan memprosesnya secara bertahap. “Baru 35 laporan yang kami olah,” katanya.

Menurut Hadar, laporan yang disampaikan masyarakat itu bervariasi. Salah satunya adalah pemalsuan ijazah yang diduga dilakukan oleh salah satu caleg. “Laporan mengenai dugaan caleg yang memalsukan ijazah sekolahnya,” tuturnya.

Beberapa caleg juga dilaporkan ke KPU karena masih menjabat di institusi pemerintah. Padahal, semua caleg diharuskan bebas dari jabatan saat mencalonkan diri. KPU pun meminta agar para caleg tersebut segera mengundurkan diri dari jabatan mereka saat ini.

“Pada 1 Agustus nanti caleg yang masih punya jabatan harus memberikan surat pernyataan telah berhenti dari kedudukannya,” jelas Hadar di kantornya, seperti dikutip dari Tempo.co, Selasa (25/6/2013).

Selain itu, KPU juga menerima laporan adanya caleg tempramental yang suka marah-marah dan pernah merusak gapura warga. “Ada juga model panas, masyarakat menyebut ini tidak pantas dengan menyertakan bukti foto-foto yang bersangkutan,” ujar Hadar.

Namun, KPU tidak akan memproses caleg model panas karena dinilai bersifat personal. KPU hanya akan menyerahkan caleg tersebut ke pihak partai. Nantinya, partai bisa memilih apakah caleg model panas itu akan tetap diusung atau tidak.

“Untuk laporan yang berimplikasi pada persyaratan seperti dugaan ijazah palsu atau masih menjabat di institusi, itu bisa berujung pada pencoretan kalau memang terbukti,” tegas Hadar.

Daftar nama calon legislator sementara (DCS) sudah dipublikasikan pada 13 Juni 2013 lalu. KPU pun memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melaporkan nama caleg yang diduga bermasalah untuk menyaring nama-nama tersebut.

(YG)

Comment di sini