Warga Kolaka Komentari Kegantengan Farhat Abbas

by
June 25th, 2013 at 11:14 am

CiriCara.com – Klaim “ganteng” yang menyertai rencana Farhat Abbas untuk maju menjadi calon bupati Kolaka, Sulawesi Tenggara, menuai banyak komentar miring.

Baliho Farhat Abbas di Kolaka

Baliho Farhat Abbas di Kolaka – Kompas

Selain dari orang luar Kolaka, warga kabupaten yang terkenal dengan hasil tambangnya tersebut melontarkan beragam komentar tentang klaim Farhat Abbas tersebut.

Seperti diberitakan Kompas.com, seorang tukang ojek yang biasa mencari pelanggan di Pasar Sentral Kolaka menganggap Farhat Abbas tidak bisa memenangi pemilihan umum di Kolaka dengan modal ganteng saja.

Sejumlah tokeng ojek yang berada di pangkalan tersebut menyoroti klaim “ganteng” yang dikeluarkan Farhat Abbas. Menurut mereka, jika Farhat merasa ganteng seharusnya tidak usah menjadi bupati tapi cukup mengurusi para artis.

“Memangnya jadi bupati itu harus ganteng?” kata tukang ojek bernama Safir sembari tertawa.

Safir mengungkapkan Kolaka tidak butuh pemimpin yang ganteng, tapi yang bisa mengembangkan kabupaten.

“Kalau dia merasa ganteng jadi artis saja tidak usah jadi bupati. Kan lucu kedengarannya,” lanjut Safir.

Harun, juga seorang warga Kolaka, mengakui bahwa Farhat Abbas memang ganteng. Dia menyebut Farhat ganteng karena sering terkena AC.

“Farhat itu memang ganteng dia kan kena AC terus dan jarang main panas. Wakilnya juga begitu ganteng. Itu menurut saya, tidak tahu kalau orang lain,” kata Harun.

Para penjaja gorengan yang berada di Pantai Ria Kolaka juga mengakui bahwa Farhat memang ganteng, namun kegantengan itu bukanlah modal untuk menjadi bupati.

“Tadi saya lihat lewat dan ada di atas mobil betul ganteng. Tapi ganteng itu bukan modal buat jadi bupati Pak, apalagi terpilih,” kata seorang wanita penjaja gorengan.

Selain itu, Kompas.com mengabarkan beberapa pihak yang menilai Farhat Abbas tidak serius mencalonkan diri sebagai bupati Kolaka karena klaim kontroversialnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Farhat Abbas mencalonkan diri untuk menjadi bupati Kolaka didampingi oleh Sabaruddin Labamba.

Kabarnya ratusan baliho pencalonan Farhat Abbas telah disebar di sejumlah titik di Kolaka. Pada baliho tersebut tertera partai yang mengusung Farhat Abbas dan Sabaruddin Labamba adalah Partai Demokrat dan PAN.

(hp)

Comment di sini