Ayu Larang Bapaknya Jual Ginjal untuk Tebus Ijazah

by
June 27th, 2013 at 4:38 pm

Jakarta (CiriCara.com)Sarah Melanda Ayu atau sering dipanggil Ayu (19), anak dari Sugiyanto, bapak yang menjajakan ginjalnya di Bundaran Hotel Indonesia (HI) kemarin, Rabu, 26 Juni 2013 mengaku sudah melarang bapaknya melakukan tindakan ilegal tersebut.

Sugiyanto yang berumur 45 tahun tersebut rela berpanas-panasany sambil membawa secarik kertas putih yang bertuliksan ”Kepada saudara yang butuh ginjal, kami siap dibelah demi untuk menebus ijazah.”

Bapak jual ginjal untuk tebus ijazah / Liputan6

Bapak jual ginjal untuk tebus ijazah / Liputan6

Aksi tersebut diiringi dengan teriakan dan orasi dengan lagu yang mengalun dari gitar si bapak. Tentu saja apa yang dilakukan Sugiyanto dan anaknya ini menarik perhatian media massa dan pengguna jalan yang melintas.

Namun meski begitu, belum ada seorangpun yang berminat membeli ginjal Sugiyanto.

Tetapi, sebuah lembaga penyalur bantuan sudah meneleponnya dan mengatakan bahwa ada sesaorang yang ingin membantunya.

“Tapi tadi ada dari Dompet Dhuafa yang menelepon, katanya ada yang mau memberikan bantuan,” kata Ayu kepada sumber berita, kemarin malam.

Aksi jual ginjal ini sudah dilakukan oleh bapak Ayu tersebut sejak lama, Ayu pun sudah seringkali melarang sang ayah untuk melakukan aksi tersebut.

“Ya jelas sedih, karena Ayu sudah melarang. Namun bapak tetap ingin melakukannya,” kata dia.

Sebelumnya Sugiyanto mengaku nekat menjual ginjalnya karena butuh uang dalam jumlah besar untuk menebus ijazah anaknya yang ditahan oleh pondok pesantren di Bogor, tempat anaknya dulu bersekolah. Pria tersebut mengatakan bahwa untuk menebus surat keterangan lulus, SMP dan SMA, ia harus membayar uang sebesar Rp. 17 juta.

Selain itu, ia harus melunasi biaya administrasi sebsar Rp. 20 ribu per hari sejak tahun 2005 sehingga total biaya yang harus ia bayar adalah Rp. 70 juta.(RN)

Comment di sini