Cara Agar Anak Tidak Mabuk Perjalanan

by
June 27th, 2013 at 10:05 am
Anak mabuk perjalanan - Ist

Anak mabuk perjalanan – Ist

CiriCara.com – Berpergian bersama keluarga merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan. Pada saat hari libur, Anda mungkin akan membawa anak-anak pergi ke luar kota atau tempat hiburan agar membuatnya senang.

Jika melakukan perjalanan menggunakan mobil, terkadang anak-anak yang usianya 2-10 tahun akan mudah sekali merasakan mabuk perjalanan. Ketika si anak sudah menunjukkan gejala-gejala mabuk perjalanan, terkadang membuat orangtua merasa cemas.

Akan tetapi, ketahuilah bahwa mabuk perjalanan yang dialami si anak itu sebenarnya bisa dicegah. Bagaimana caranya? Inilah cara agar anak tidak mabuk perjalanan:

1. Menyiapkan jeruk atau lemon

Salah satu cara agar anak tidak mabuk perjalanan adalah Anda perlu membawa jeruk atau lemon saat berpergian. Namun, jangan lupa juga untuk membahwa alat potong, seperti pisau. Ketuika si anak kondisi tubuhnya mulai menurun dan ingin muntah, Anda bisa menyuruhnya untuk mencium aroma jeruk atau lemon yang sudah terbelah menjadi dua bagian.

2. Membawa makanan ringan

Pastikan si anak selalu senang dalam pejalanan - Ist

Pastikan si anak selalu senang dalam pejalanan – Ist

Pada saat perjalanan, si anak bisa mengalami kejenuhan sehingga membuatnya jadi merasa pusing dan ingin muntah. Untuk mencegah hal tersebut, jangan lupa untuk membawa camilan yang sehat untuk anak, seperti buah-buahan, sandwich, dan camilan sehat lainnya.

3. Jangan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi

Ketika membawa anak-anak, Anda perlu mengendarai mobil dengan kecepatan sedang dan teratur. Jangan mengebut karena bisa membuat anak merasa mual.

4. Suruh anak duduk di depan

Dengan menyuruhnya untuk duduk di bagian depan, si anak jadi akan terhibur dengan semua hal yang dilihat. Jadi, si anak tak merasa bosan dan lelah selama perjalanan.

Itulah cara agar anak tidak mabuk perjalanan. Ketika dalam perjalanan di dalam mobil, pastikan Anda selalu membuatnya merasa senang dengan mengajaknya mengobrol atau bernyanyi bersama. Dengan begitu, si anak akan merasa nyaman atau tidak jenuh selama perjalanan. Selain itu, ketika sampai tujuan pun si anak akan tetap merasa segar dan riang gembira. (NR)

Comment di sini