Kasus Briptu Rani, Kapolres Mojokerto Akhirnya Dimutasi

by
June 27th, 2013 at 4:56 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Masih ingat dengan kasus Briptu Rani yang menghilang dan sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buron beberapa waktu lalu?

Briptu Rani - Ist.

Briptu Rani – Ist.

Setelah menghilang karena menenangkan diri, kini kasus Briptu Rani sudah tereselesaikan lewat sidang kode etik yang digelar hari ini, Kamis, 27 Juni 2013.

Hasil sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) tersebut dibeberkan oleh Polda Jawa Timur.

Kasus yang melibatkan Kapolres Mojokerto, AKBP Eko Puji Nugroho dan Briptu Rani itu membuat sang Kapolres harus dimutasi dari jabatannya.

“Sidang KEPP (Kode Etik Provesi Polri) dengan terperiksa Kapolres Mojokerto dan pelapornya Briptu Rani sudah digelar Rabu sejak pukul 16.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB,” kata Kabid Humas Polda Jatim AKBP Awi Setiyono, Kamis 27 Juni 2013 seperti dikutip oleh Tribunnews.com.

Kapolres Mojokerto tersebut terbukti bersalah dengan melanggar pasal 7 ayat 1 huruf I tentang KEPP. Semua yang telah dilakukan oleh Kapolres selama ini dikategorikan salah karena sebagai pimpinan ia tidak boleh melakukan hal kurang senonoh seperti mengukur badan anak buahnya untuk keperluan membuat baju.

“Kapolres Mojokerto dijatuhi hukuman mutasi yang bersifat demosi,” tegas Awi Setiyono.

Dengan keputusan itu maka AKBP Eko Puji Nugroho dicopot dari jabatannya dan dipindahtugaskan menjadi Pamen di Polda Jatim atau dicopot dan ditempatkan bertugas di tempat yang lebih rendah. Keputusan ini sudah diterima oleh kedua pihak baik Briptu Rani maupun AKBP Eko Puji Nugroho. (RN)

Comment di sini