Mendagri Akan Bubarkan PKS?

by
June 27th, 2013 at 9:05 am

Jakarta (CiriCara.com) – Melalui sidang perdana terhadap Luthfi Hasan Ishaaq selaku terdakwa korupsi kuota impor daging sapi, terungkap bahwa  PKS atau Partai Keadilan Sejahtera memang menargetkan Rp. 2 triliun untuk pemenangan Pemilu 2014.

Mendagri Gamawan Fauzi / Tribunnews.com

Mendagri Gamawan Fauzi / Tribunnews.com

Dilansir dari Merdeka.com, berdasarkan undang-undang, jika sebuah lembaga berbadan hukum termasuk partai politik terbukti menerima aliran dana korupsi maka partai tersebut bisa dibubarkan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku bahwa dirinya siap membubarkan partai politik yang terbukti menerima aliran dana korupsi.

“Ya kita lihat nantilah, tentu ada keputusan pengadilan. Yang kita tunggu apapun hasilnya,” jelas Gamawan setelah selesai menghadiri rapat kerja bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu 26 Juni 2013.

Namun ketika didesak apakah ia berani membubarkan PKS yang terbukti dialiri aliran dana haram maka Gamawan menyatakan bahwa ia masih akan patuh pada hukum yang berlaku.

Menurut Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008, partai politik bisa dibubarkan karena membubarkan diri, bergabung dengan partai lain atau dibubarkan oleh MK.

Sedangkan menurut alasan Mahkamah Konstitusi (MK) sebuah partai politik bisa dibubarkan jika melawan UUD ’45 atau bertentangan dengan UUD ’45.

PKS sendiri kali ini sedang tersandung permasalahan korupsi setelah mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka kasus suap impor daging sapi. Belakangan terdengar kabar bahwa Anis Matta, presiden PKS yang sekarang juga dituding menerima miliaran rupiah dari asisten Luthfi Hasan, Ahmad Fathanah. (RN)

Comment di sini