Cara Tepat Ibu Hamil Mengangkat Beban

by
July 1st, 2013 at 3:04 pm

CiriCara.com – Pada saa hamil, seorang wanita memang diharuskan untuk tetap aktif bergerak agar kondisi dirinya dan si janin tetap sehat. Namun, bukan berarti aktif bergerak untuk membawa atau mengangkat benda yang memiliki beban berat.

Ibu hamil - Ist

Ibu hamil – Ist

Ada beberapa ibu hamil yang tetap melakukan aktivitas keseharianya sendiri, seperti berbelanja ke supermarket, merapikan rumah, dan kegiatan lainnya. Namun, bagi Anda ibu hamil harus berhati-hati melakukan hal tersebut. Jangan sampai hal tersebut membuat Anda sakit punggung atau keluhan lainnya karena terlalu sering membawa atau mengangkat beban.

Ada beberapa cara yang perlu ibu hamil perhatikan ketika membawa atau mengangkat beban. Cara tersebut tentunya agar kondisi kehamilan Anda tetap sehat. lalu, bagaimana caranya? Dilansir dari Ayahbunda.co.id, berikut cara tepat ibu hamil mengangkat beban:

1. Mengontrol beratnya

Pastikan barang yang Anda bawa itu tidak memiliki berat yang berlebihan. Alangkah baiknya Anda tidak membawa benda atau barang yang memiliki beban seberat 5 Kg secara terus-menerus. Selain itu, jangan juga mengangkat barang atau benda yang memiliki berat lebih dari 10 Kg meskipun hanya sebentar.

2. Membagi bebannya

Jika Anda harus tetap mengangkat atau membawa barang-barang, maka bagi bebannya. beban yang besar dan berat harus dibagi menjadi beberapa bagian atau potongan. Misalnya, berkilo-kilo kentang atau tumpukkan buku. Pada saat hamil, Anda lebih baik berjalan bolak-balik saja dibandingkan mengangkat beban yang berat. Selain lebih aman, cara tersebut juga membuat Anda jadi latihan jalan kaki karena ibu hamil memang harus tetap aktif bergerak atau berolahraga. Namun, untuk benda yang tak bisa dibagi bebannya, seperti galon air, lebih baik Anda meminta bantuan orang lain saja untuk mengangkatnya.

3. Perhatikan jarak tempuhnya

Meminta bantuan suami - Ist

Meminta bantuan suami – Ist

Tips ketiga ketika ingin mengangkat barang pada saat hamil yaitu perhatikan jarak tempuhnya. Anda boleh saja mengangkat barang atau benda, tapi dengan jarak yang tak terlalu jauh. Misalnya, megangkat barang atau benda dari teras ke bagasi mobil. ketahuilah bahwa mengangkat benda berat akan menekan dasar panggul. Padahal panggul sudah dalam posisi menekan dan tak  boleh ditambah lagi bebannya.

4. Menyeimbangkan beban yang dibawa

Untuk mnengurangi tekanan ke arah perut yang membesar dan melindungi daerah pinggang, sebaiknya Anda perlu menyeimbangkan beban yang dibawa di kiri dan kanan tubuh. Bila perlu, Anda bisa memakai tas ransel untuk memindahkan seluruh beban ke punggung. namun, jangan membawa beban yang terlalu berat juga.

5. Memakai alat bantu

Selain menggunakan ransel, ada beberapa cara atau alat bantu lain yang bisa anda gunakan ketika ingin mengangkat atau membawa barang. Misalnya pasa daat di supermarket, Anda harus membawa belanjaan dengan kereta belanja daripada keranjang jinjing. Selain itu daripada mengangkat galon berisi air, Anda bisa menggunakan cara lain yaitu menggelindinginya.

Itulah cara tepat ibu hamil membawa atau mengangkat beban. Alangkah baiknya pada saat hamil Anda tak perlu membawa benda atau barang yang terlalu berat agar kehamilan tetap sehat dan tidak membahayakan si janin. Selain itu, jika memiliki rahim yang lemah, maka akan berisiko terbukanya mulut rahim. (NR)

Comment di sini