Pengusaha Rokok: Tidak Ada Darah Babi dalam Filter Rokok

by
July 1st, 2013 at 3:20 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Isu ditemukannya darah babi dalam filter rokok memang mengundang berbagai reaksi. Namun, menurut Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), tuduhan yang disampaikan oleh Ketua Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT) Hakim Sorimunda Pohan, isu darah babi dalam filter rokok hanya sebuah kebohongan publik yang disengaja.

Rokok tidak mengandung darah babi - Ist.

Rokok tidak mengandung darah babi – Ist.

Dilansir dari Kompas.com, berdasarkan hasil riset dari Lembaga Penelitian Pengkajian Obat dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menegaskan bahwa filter rokok yang beredar di Indonesia tidak ada yang mengandung darah babi.

Menurut Sekretaris Jenderal GAPPRI, Hasan Aziz, isu darah babi pada filter rokok muncul di Indonesia dan juga Australia mulai tahun 2010 lalu. Sejak isu tersebut beredar luas, LPPOM MUI melakukan penelitian terhadap filter rokok baik lokal maupun impor.

“Hasil riset LPPOM MUI terhadap filter rokok yang beredar di Indonesia, tidak ada yang mengandung darah babi, dan itu sudah dirilis resmi MUI. Kesimpulan penelitian LPPOM MUI sebenarnya menjadi jawaban atas tudingan yang tidak benar ketika itu,” ungkap Hasan dalam siaran pers seperti dikutip oleh sumber berita.

Sebelumnya, Hakim Sorimudan membuat pernyataan seperti itu dalam kampanye anti rokok yang dihadiri ratusan PNS, pengelola hotel, restoran, dan juga tempat-tempat umum. Acara itu juga dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin pada hari Rabu pekan lalu, 26 Juni 2013.

Dengan merujuk pernyataan Profesor Kesehatan Masyarakat Universitas Sydney, Simon Chapman, Hakim mengatakan terdapat 185 perusahaan rokok di negara Belanda yang menggunakan hemoglobin (Hb) babi sebagai bahan pembuat filter rokok.

Kemungkinan besar GAPPRI akan membawa kasus tersebut ke jalur hukum jika HakinmSorimunda tidak mencabut pernyataannya. (RN)

Comment di sini