Kelebihan dan Kekurangan Kartu Multi Trip KRL

by
July 2nd, 2013 at 11:18 am

Jakarta (CiriCara.com) – Mulai 1 Juli 2013, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter Jabodetabek (KCJ) meluncurkan kartu multi-trip atau kartu langganan elektronik kereta listrik atau komuter.

Tiket elektronik KRL - Ist.

Tiket elektronik KRL – Ist.

Selama ini, sudah ada sekitar 200 ribu kartu multi trip yang siap dijual untuk mendukung pemberlakuan tiket elektronik dengan tarif progresif tersebut.

Meski begitu, pemakaian kartu jenis ini masih mempunyai sejumlah kekurangan dan kelebihan. Hal ini dibenarkan sendiri oleh pihak PT KAI Daop I, Sukendar Mulya.

“Ini proses dan pembelajaran bagi kami. Akan kami benahi lagi masalah teknis,” katanya, Kamis, 27 Juni 2013 kepada sumber berita yang sama.

Pemakaian tiket elektronik KRL memiliki sejumlah kelebihan antara lain menghindarkan calon penumpang dari antrean di loket. Selain itu kebijakan ini membuat para penumpang lebih fleksibel untuk turun dimana saja asal ia punya saldo minimal Rp. 13 ribu. Kartu elektronik tersebut juga tidak memiliki masa kedaluawarsa dan bisa dikembalikan dalam bentuk uang.

Sedangkan kelemahan yang dimiliki oleh tiket elektronik antara lain penumpang yang lupa tap-in berpotensi terkena denda karena  data penumpang di stasiun keberangkatan tidak akan terbaca di stasiun tujuan. Denda untuk penumpang dengan jarak terjauh adalah Rp. 13 ribu.

Selain itu, penumpang juga sudah melakukan tap-in sudah dikenai biaya jarak terjauh tersebut bila membatalkan keberangkatan. Selain itu, kartu tersebut juga berpotensi merugikan PT KCJ karena bisa jadi di stasiun tujuan gerbang elektronik tidak berfungsi maka penumpang tak akan dikenai potongan biaya perjalanan atau bebas biaya.

Jika terjadi pembatalan keberangkatan kereta oleh PT KCJ, maka kereta tujuan Bogor terpaksa berhenti di Depok karena kerusakan rel, maka penumpang bisa melanjutkan perjalanan ke Depok dengan gratis. (RN)

Comment di sini