Anggota Komisi III DPR: Sweeping FPI Haram

by
July 8th, 2013 at 3:57 pm
Front Pembela Islam, FPI

FPI – Merdeka.com

Jakarta (CiriCara.com) – Front Pembela Islam (FPI) mengancam akan melakukan sweeping untuk menertibkan tempat hiburan malam yang tetap beroperasi selama Ramadan. Namun hal ini mendapat penolakan dari sejumlah pihak.

Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari menolak dengan tegas aksi sweeping yang dilakukan oleh pihak ormas. Menurutnya, yang seharusnya melakukan penertiban atau sweeping itu adalah polisi.

“Sweeping FPI haram. Polisi mendegradasi diri sendiri, karena tugasnya diambil alih,” ujar Eva di Senayan, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari Merdeka.com, Senin (8/7/2013).

Menurut Eva, pihak polisi harus berani bertindak tegas terhadap ormas yang melakukan sweeping. Eva menyayangkan sikap polisi yang tidak tegas dan terkadang malah menjadi pengawal dari aksi sweeping ormas tersebut.

“Dia (Polri) menjadi kacung,” ujarnya.

Eva menjelaskan bahwa tugas penertiban seharusnya dilakukan oleh pihak polisi. Karena hanya polisi yang mendapatkan kewenangan hukum untuk melakukan penertiban dan pengamanan. Eva pun kembali mengingatkan polisi harus bersikap tegas kepada ormas yang melakukan sweeping sepihak.

“Bahwa yang diberi hukum penertiban satu-satunya dan diberi hak kekerasan hanya polisi. Jadi aneh kalau dia (polisi) diminta mengawal (ormas),” jelasnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, FPI memang kerap melakukan sweeping tempat hiburan malam yang tetap beroperasi saat bulan puasa. Tak jarang, aksi ini sering berujung pada pengrusakan dan aksi anarkis.

Melihat insiden tersebut, sejumlah pihak pun mulai berpendapat agar sweeping ormas harus dilarang. Namun, hal ini pun masih menjadi kontroversi karena beberapa pihak ada yang tidak setuju dengan pelarangan ormas melakukan sweeping.

Setujukah Anda dengan pelarangan ormas melakukan sweeping?

(YG)

Comment di sini